Aktivitas Dinas Pendidikan Lumpuh, Guru Balik Kanan

  • 09-10-2018 / 12:31 WIB - Editor: buari
  • Uploader:abdi
Aktivitas Dinas Pendidikan Lumpuh, Guru Balik Kanan Guru dan pegawai yang mau masuk ke Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, namun terhalang penggeledahan KPK. (agung Priyo/malang Post)

MALANG - Penggeledahan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, siang hari ini oleh KPK berdampak pada aktivitas kedinasan. Semua kegiatan dan aktivitas lumpuh total. Beberapa guru yang mau mengurus surat, tidak bisa terlayani.

Mereka yang sudah terlanjur datang, terpaksa balik kanan. Bahkan, seorang pegawai di Dinas Pendidikan yang sebelumnya keluar, tidak bisa masuk kembali.

"Tadi saya keluar sebentar karena ada urusan. Tetapi ketika kembali sudah tidak boleh masuk," ujar salah satu pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

Petugas Security Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, juga meminta para guru yang terlanjur datang untuk pulang. Alasannya karena penggeledahan KPK, diperkirakan akan memakan waktu yang cukup lama.

Seorang guru SMP di Kalipare, juga terpaksa balik kanan. Pria yang tidak mau disebutkan namanya ini, mengaku datang ke Dinas Pendidikan untuk mengurus Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

“Harusnya hari ini kami tanda tangan KTSP. Karena ada penggeledahan, ya belum bisa. Kami belum tahu dan tidak ada kabar lagi dari dinas,” tuturnya.

Muslimah, Kepala PAUD Darul Abror Desa Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, juga terpaksa gigit jari. Bersama tiga guru PAUD lainnya, Muslimah terpaksa pulang karena tidak bisa masuk ke Kantor Dinas Pendidikan.

“Saya mau mengurus surat PTK, atau pendidik tenaga kependidikan sekarang. Tapi katanya ada KPK, ya pulang saja dulu,” terang Muslimah.

Menurutnya, untuk menambah dan mengurangi PTK ini, syaratnya memang harus melalui kantor dinas pendidikan. "Kami mengurus lebih awal supaya cepat diproses," ucapnya. (agp)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA