Anies Bantu Sarumpaet ke Chili, Prasetyo: Harusnya Melalui Yayasan

  • 09-10-2018 / 13:17 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Anies Bantu Sarumpaet ke Chili, Prasetyo: Harusnya Melalui Yayasan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi pertanyakan bantuan perjalanan Ratna Sarumapet ke Chili atas nama pribadi. (Dok. Humas Ditjen Imigrasi/JPC)

JAKARTA - Keberangkatan aktivitis Ratna Sarumpaet ke konferensi Internasional di Chili yang digagalkan oleh Kepolisian, membuka sejumlah fakta. Salah satunya keberangkatannya dibiayai oleh Pemprov DKI Jakarta.

Melihat hal tersebut Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyatakan seharusnya memang sah-sah saja. Namun, keberangkatannya menuai kejanggalan di beberapa foto yang tersebar.

Pras sempat mengetahui bahwa nama Ratna tidak ada dalam acara The 11th Women Playwrights International Conference 2018 di Chili. Atas hal itu, Pras menyatakan kepergian Ratna atas nama pribadi.

"Kalau saya lihat dari disposisi itu, itu atas nama pribadi. Mengatasnamakan dia diundang ke Chili. Ternyata di Chili pun tidak ada nama dia," ujar Pras di DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (9/10).

Lebih jauh, Pras juga menyatakan Pemprov DKI nyatanya berhak membantu siapa saja yang berprestasi membawa nama negeri dalam ajang internasional, untuk melakukan audiensi atau berkompetisi.

Tetapi, Pras menekankan satu syarat bantuan yang diberikan dalam bentuk dana akomodasi harus dikelola melalui lembaga tertentu, sehingga tidak langsung masuk dalam kantong pribadi yang ditolong Pemprov DKI.

"Yang namanya orang minta bantuan siapapun pasti dibantu. Yang penting dia warga DKI. Pertanyaannya adalah itu tidak langsung. Harus melalui yayasan atau lembaga atau apalah. Nah dia kan atas nama pribadi," ucapnya.

Seperti diketahui Ratna Sarumpaet sempat membuat geger masyarakat dengan foto wajahnya yang penuh lebam beberapa hari lalu. Ibunda Atiqah Hasiholan itu lantas bercerita kepada Prabowo hingga Amien bahwa luka lebam diwajahnya akibat dipukuli orang di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September malam.

Namun ternyata setelah ditelusuri pihak Kepolisian, terungkap fakta bahwa Ratna pada tanggal tersebut Ratna malah berada di RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta. Hal tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV dan bukti transfer uang dengan total Rp 90 juta rupiah.

Dia menjalani perawatan bedah pelastik hingga 24 September 2018. Usai polisi mengekspos fakta-fakta itu, akhirnya Ratna menggelar konferensi pers pada sore di hari yang sama dan mengakui bahwa dia telah berbohong dan sebagai pencipta hoax terbaik.

Lebih lanjut, Ratna pun diamankan pada Kamis (4/10) malam di Bandara Soekarno-Hatta ketika hendak bertolak ke Chili. Dia berdalih akan menghadiri konferensi internasional dan menjadi pembicara pada acara tersebut.

Ratna lantas digiring ke Mapolda Metro Jaya malam itu juga. Ternyata dia telah dicekal dan

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA