Sanksi Laga Tanpa Penonton Ancam Keberadaan Sponsor Arema

  • 11-10-2018 / 02:35 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Sanksi Laga Tanpa Penonton Ancam Keberadaan Sponsor Arema Manager Bisnis dan Marketing Arema, M. Yusrinal Fitriandi mengkhawatirkan Arema bakal ditinggal sponsor. (Stenly/Malang Post)

MALANG - Ancaman sanksi kini menghantui Arema FC, imbas masuknya penonton ke area lapangan saat pertandingan melawan Persebaya. Namun tidak hanya sanksi, Arema juga sempat terancam kehilangan sponsor, jika sanksi yang didapatkan tim Singo Edan adalah bertanding tanpa penonton.

Para sponsor tersebut selama ini membuka booth di area stadion karena adanya suporter. Otomatis, bila sanksi Arema tanpa suporter atau bahkan berlaga di luar Malang, maka para sponsor tadi tidak memiliki target pasar. "Kalau secara aktivitas, para sponsor pasti mengalami kerugian. Terutama aktivasi penjualan pada waktu laga kandang yang jelas hilang," ujar Manager Bisnis dan Marketing Arema, M. Yusrinal Fitriandi.

Menurutnya, insiden dan ancaman sanksi ini disesalkan oleh sponsor. Protes keras disampaikan sponsor karena mereka kehilangan potensi pasar saat pertandingan home Arema.

"Bahkan mereka sempat berpikir kalau pihak Arema tidak bisa menghandle oknum Aremania yang menyebabkan ancaman sanksi tersebut terjadi," paparnya.

Akan tetapi, pihak Arema memiliki alasan dari kejadian tersebut. Mereka pun diselamatkan adanya pasal force majeure dalam kontrak dengan para sponsor. Kondisi masuknya suporter ke lapangan ini dianggap sebagai kejadian yang di luar kuasa, sehingga Arema aman dari sanksi penalti atau semacamnya dari pihak sponsor.

"Kalau force majeure, artinya kejadian yang terjadi di luar kuasa kita. Seperti bencana alam, kerusuhan massa, dan sejenisnya," tambah dia. Pria dengan sapaan akrab Inal itu menyampaikan, tim bisnis menggelar  evaluasi, untuk pertanggung jawaban kepada pihak sponsor.

"Pihak sponsor sepakat mengalokasikan aktivasi penjualan di laga kandang ke event-event lain, seperti nonton bareng, Arema Goes to School, dan lain-lain," ungkapnya. Akan tetapi, dia berharap tidak ada kejadian lagi yang bisa mengancam keberadaan sponsor di tim Arema.

Bila hal tersebut terus terjadi, bukan tidak mungkin Arema bakal ditinggal sponsor di kemudian hari. Sebab,  bagaimanapun pihak sponsor juga membutuhkan keuntungan ketika mau mensupport sebuah klub. (ley/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA