IPW: Pemanggilan Amien Rais Terlalu Dipaksakan

  • 11-10-2018 / 10:15 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
IPW: Pemanggilan Amien Rais Terlalu Dipaksakan Mantan Ketua MPR Amien Rais saat diperiksa polisi kasus berita bohong Ratna Sarumpaet (Wildan Ibnu Walid/jpc)

JAKARTA- Pemeriksaan penyidik Polda Metro Jaya terhadap Amien Rais dipandang aneh oleh Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane. Bahkan terkesan dipaksakan.

"IPW menilai dalam kasus Ratna yang berbuntut pada pemanggilan Amien terlihat Polda Metro terlalu memaksakan, sebab tidak ada tindak pidana dalam kasus tersebut," ujarnya kepada jpc, Kamis (11/10).

Untuk itu, IPW katanya yakin kasus ini akan mengambang, sama seperti kasus makar yang pernah dituduhkan Polda Metro Jaya ke Ratna beberapa waktu lalu. Sebab it, menurut Neta wajar jika pendukung Amien ramai-ramai ke Polda Metro kemarin.

"Selain memberi dukungan dan mengawal Amien, aksi massa ini juga sebagai wujud perlawanan terhadap Polda Metro yang tidak profesional," tegas dia.

Sementara itu, terkait permintaan Amien Rais untuk mencopot Kapolri Jenderal Tito Karnavian karena tersandang isu suap seperti yang diberitakan Indonesianleaks, Neta menjawab diplomatis. Adapun aliran dana terhadap sejumlah pejabat termasuk Tito kabarnya tercantum dalam buku catatan bersampul merah milik pengusaha Basuki Hariman.

Buku tersebut kabarnya dirobek penyidik KPK asal Polri, Ronald Rolandy dan Harun. Kata Neta, jika kasus buku merah itu benar adanya, KPK harus menjelaskannya secara transparan, sehingga tidak menjadi bola liar yang tidak berujung.

"Jika kasus itu tidak ada, KPK juga harus menjelaskannya hingga tidak ada polemik dan membuat berbagai pihak saling mencurigai atau saling menuding. Artinya, bola ada di tangan KPK dan publik butuh ketegasan KPK," pungkasnya. (dna/JPC/bua)

 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA