Ajak Peduli dengan Tindakan Nyata

  • 12-10-2018 / 00:07 WIB - Editor: Bagus ary
  • Uploader:hargodd
Ajak Peduli dengan Tindakan Nyata Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dan Wawali Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko bersama Sekda Kota Malang Drs Wasto memberangkatkan bantuan peduli bencana Palu kemarin. (OFOTO: HUMAS PEMKOT MALANG FOR MALANG POST)


MALANG-Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengajak warga dan aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Malang  peduli terhadap sesama yang dilanda bencana. Sikap solidaritas tersebut akan terus dikuatkan, terutama menghadapi bencana alam dan berbagai situasi.

Untuk mengasah rasa solidaritas tak sekadar melalui imbauan.

Tapi harus melalui perbuatan atau tindakan nyata. Hal ini seperti yang dilakukan dalam penggalangan bantuan unjtuk korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah. Kemarin, orang pertama di Pemkot Malang itu menunjukkan tindakan nyata bersolidaritas dengan memberangkatkan bantuan ke Sulawesi Tengah dari Balai Kota Malang.

“Bantuan yang dikirim berupa pakaian 178 karung, makanan siap saji 60 kardus, selimut 3 kardus 76 buah, perlengkapan bayi 2 kardus, pembalut wanita dan popok bayi 7 kardus, perlengkapan mandi 4 kardus, sandal dan sepatu 2 kardus serta terpal 25 buah,” jelas Sutiaji. Selain itu Pemkot Malang juga berhasil mengumpulkan donasi berupa uang Rp 82.519.000. Jumlah tersebut masih bersifat sementara.

Pengiriman bantuan ke Sulawesi Tengah  atas koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Meski donasi berupa barang sudah diberangkatkan namun tidak menutup kemungkinan terus melakukan donasi berupa uang yang akan disampaikan ke korban bencana. Caranya melalui posko peduli Palu di Balai Kota Malang yang masih tetap dibuka hingga saat ini.

Lebih lanjut Sutiaji menganjurkan kepada seluruh ASN yang berjumlah 7.300 orang di wilayah Pemkot Malang untuk mengumpulkan donasi setidaknya Rp 1.000 per hari.

Wakil Walikota Malang Ir.H. Sofyan Edi Jarwoko juga menyampaikan betapa pentingnya berbagi pada sesame, terutama yang membutuhkan. “Kita harus banyak bersyukur, karena kita masih diberi keselamatan dan kita masih dapat berbagi untuk saudara kita yang mendapat bencana di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah” kata Bung Edi, sapaan akrab Ir.H. Sofyan Edi Jarwoko. 

Ia berharap perbuatan baik tersebut dapat menambah semangat karyawan semua organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan kinerja.

Bagi warga Kota Malang yang masih ingin menyalurkan bantuan ke Posko Peduli Palu dan Donggala diimbau tidak menyalurkan bantuan berupa pakaian bekas. Pasalnya bantuan pakaian sudah lebih dari cukup. Yang kini lebih dibutuhkan berupa barang-barang kebutuhan bayi dan anak-anak. Hal ini disampaikan Kasubag TU Bagian Umum Pemkot Malang Agus Sumarwanto.

 “Sudah terlalu banyak pakaiannya. Informasi yang kita dapat yang saat ini masih sangat dibutuhkan adalah kebutuhan-kebutuhan

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA