Semarak Ulang Tahun, Alfamart Mengajar di SMK Malang Raya

  • 16-10-2018 / 16:37 WIB - Editor: marga
  • Uploader:marga
Semarak Ulang Tahun, Alfamart Mengajar di SMK Malang Raya MENGAJAR: Momen semarak ulang tahun ke-19, Alfamart mengajar cara kompetensi di dunia industri ke siswa SMK di Malang Raya.

MALANG-  PT. Sumber Alfaria Trijaya (SAT) Tbk, pengelola minimarket Alfamart menyambangi dua SMK di Malang Raya. Yakni SMK Negeri 1 Malang dan SMK PGRI 3, Tlogomas, Malang untuk mengajar siswa-siswa di sekolah tersebut, Selasa (16/10).

“Momen semarak ulang tahun ke-19 Alfamart, salah satunya dilakukan dengan cara mengajar di SMK. Kami ingin berbagi bagaimana memenangkan kompetisi melalui penerapan budaya kerja,” kata Ranti Zahara, People Development Manager PT. SAT Cabang Malang.

Melalui budaya kerja, Ranti, sapannya mengajak para siswa mengenal sejak dini bagaimana berkompetensi di dunia industri. “Jadi setelah lulus, siap kerja,” tegas dia. “Budaya kerja memiliki nilai-nilai yang dibangun dan ditanamkan kepada siswa,” imbuhnya.

Ini dilakukan untuk membentuk perilaku atau kebiasaan karyawan dalam perusahaan tersebut.  Budaya kerja di Alfamart sendiri, lanjut Ranti, mencakup integritas yang tinggi, inovasi untuk kemajuan yang lebih baik.

Selain itu, kualitas dan produktivitas yang tinggi, kerja sama tim, serta kepuasan pelanggan melalui standar pelayanan yang terbaik.  “Budaya kerja itu dibangun agar tercipta iklim kerja yang kondusif sehingga visi perusahaan bisa tercapai,” ungkap wanita ini.

Kegiatan megajar tersebut, juga sebagai bentuk berbagi Alfamart ke dunia pendidikan.  Apalagi sejak beberapa tahun yang lalu, Alfamart telah menjalin kerjasama dengan hampir 100 SMK di Jatim melalui program sinergi Alfamart Class.

Program Alfamart Mengajar ini, berlangsung di 100 lebih SMK yang tersebar di 32 cabang Alfamart seluruh Indonesia. “Ada sekitar 3 hingga       4 SMK yang menjalankan program Alfamart Mengajar di masing-masing cabang, dari total 32 kantor cabang Alfamart di Indonesia,” pungkas Ranti.

Sementara itu, disela pemberian materi juga diberikan games atau permainan yang mengajak siswa memahami langsung implementasi budaya kerja.  Games tentang kerja sama tim misalnya. Mereka dibebaskan membuat kelompok dengan memilih satu ketua kelompok (team leader) yang boleh menjawab pertanyaan.  

“Permainannya seru, trainernya juga asik sampai kami ketawa terus,” ujar Ahmad, salah satu siswa.  “Terima kasih Alfamart, paparan kompetisi di dunia kerja menjadi ilmu yang sangat berharga buat kami ketika lulus kelak,” tutupnya. (mar)  

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA