Dusun Brau Gunungsari Jadi Desa Wisata

  • 17-10-2018 / 17:47 WIB - Editor: Abdul halim
  • Uploader:abdi
Dusun Brau Gunungsari Jadi Desa Wisata AMAZING: Kawasan wisata dusun Brau Desa Gunungsari menawarkan view dan spot berswafoto yang sangat keren dan indah. (DICKY BISINGLASI/MALANG POST)

BATU - Kearifan lokal menjadi daya tarik wisatawan untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Karenanya Pemerintah Kota Batu sedang menyiapkan Dusun Brau Desa Gunungsari sebagai desa wisata pada tahun 2019.

Daerah yang berada di Kecamatan Bumiaji Kota Batu ini kaya dengan potensi peternakan susu sapi dan pertaniannya. Karenanya tidak salah jika Pemkot Batu yang memiliki visi "Desa Berdaya Kota Berjaya, tengah mengkaji dan menyusun rencana untuk mengembangkan desa wisata peternakan sapi perah dan pertanian.

Hal itu diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono. Menurutnya dari potensi kearifan lokal sesuai dengan daerah itulah, pihaknya bersama OPD lainnya sedang membuat konsep desa wisata perah susu yang terintegrasi.

"Sesuai visi misi Wali Kota Batu yang berjalan lima tahun (2017-2022). Untuk pengembangan desa wisata, Disparta sebagai leading sektor saat ini telah membuat 14 desa wisata. Di mana pada tahun 2018 ini kami fokus melakukan pengembangan," ujar Imam kepada Malang Post.

Ia menjelaskan, tahun ini pihaknya tidak melakukan penambahan desa wisata. Tetapi lebih pada peningkatan kualitas dan daya tarik pariwisata. Tujuannya agar menjadi destinasi yang benar-benar destinasi desa wisata.

"Tahun ini kita sedang menyatukan formula itu. Salah satunya di Desa Gunungsari yang telah memiliki banyak wahana wisata yang dikelola masyarakat desa maupun bekerja sama dengan Perhutani. Serta pengembangan paket wisata terintegrasi setiap desanya," beber mantan Kepala Satpol PP Kota Batu ini.

Misalnya saja, pihaknya telah meninjau dan mengkaji bersama dinas terkait seperti Dinas Pertanian, DPUPR, Diskoperindag dan DLH Kota Batu untuk mengembangkan Desa Wisata Gunung Sari. Khususnya di Dusun Brau sebagai wisata peternakan sapi perah tepadu.

"Sesuai dengan karakteristik. Di Gunungsari ada wisata Petik Apel, Petik Mawar, Gua Pinus, Gua Pandawa, Lemah Abang (LA), dan home stay. Nah dari situ kami ingin nantinya wisatawan yang berkunjung bisa menikmati semua wahana wisata dalam satu desa. Tentunya akan dikelola oleh Pokdarwis," paparnya.

Karena itu, lanjut dia, pada tahun 2019 mendatang bakal dilakukan pembangunan Wisata Peternakan Sapi Perah dan Pertanian Dusun Brau.

Ia memaparkan, saat dilakuka survey, Dusun Dau memiliki populasi sapi perah sebanyak 500 ekor dengan 50 KK. Di mana setiap harinya bisa menghasilkan sekitar 2.000 liter susu sapi. Hal itulah yang menjadi dasar bagi Pemkot Batu, melalui Disparta untuk merencanakan wisata

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA