UB Cetak Rekor MURI Pemeriksaan Kucing

  • 20-10-2018 / 13:59 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
UB Cetak Rekor MURI Pemeriksaan Kucing Pemecahan rekor MURI pemeriksaan kesehatan kucing terbanyak di FKH UB. (Fisca Tanjung/jpc)

MALANG- Universitas Brawijaya (UB) Malang kembali mencatatkan diri di Museum Rekor Indonesia (MURI). Kali ini melalui Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yang melakukan pemeriksaan kesehatan kucing terbanyak. Pemecahan rekor ini masuk dalam urutan 8.692.

Manajer MURI Ariani Siregar mengatakan, pihaknya sudah beberapa kali ke Kota Malang khususnya ke UB untuk menyaksikan kegiatan spektakuler. "Untuk hari ini, UB kembali menyelenggarakan rekor. Yaitu pemeriksaan kesehatan kucing terbanyak," ujar Ariani pada JawaPos.com di sela-sela kegiatan, Sabtu (20/10).

Semula, panitia mengajukan 256 kucing yang diperiksa. Ternyata setelah diverifikasi, hingga pukul 11.00 WIB sudah ada 425 kucing yang diperiksa. "Sudah memecahkan rekor," serunya.

Berdasarkan catatan MURI, rekor untuk pemeriksaan kesehatan kucing belum pernah ada sebelumnya. "Ini baru pertama kali pemeriksaan kesehatan kucing terbanyak. Sebelumnya pernah mencatat rekor serupa tapi kontes. Hanya fashion show kucing terbanyak. Waktu itu sebanyak 260 ekor pada 2013 di Bandung," paparnya.

Ketua Pelaksana Pemecahan Rekor MURI drh Ahmad Fauzi MSc menyampaikan, tahun ini FKH UB mengambil tema pemecahan rekor berkaitan dengan hewan. Hal itu dilakukan karena belum pernah diadakan di Indonesia sebelumnya. "Baru pertama kali ini," imbuhnya.

Hingga 13 Oktober lalu, kucing yang terdaftar ada 820 ekor dan akan diperiksa 36 dokter hewan se-Malang Raya. Pada kegiatan ini, mereka juga bekerja sama dengan beberapa pihak. Seperti dokter hewan se-Malang Raya dan asosiasi pecinta kucing se-Malang Raya.

Pada pemecahan rekor kali ini ada beberapa macam pemeriksaan yang dilakukan. Antara lain pemeriksaan fisik dari ujung kepala sampai ujung ekor, pemberian beberapa multivitamin, serta pemberian obat cacing. "Kalau misal ada yang parah, emergency, kami juga menyediakan beberapa dokter hewan yang menangani kalau ada kucing-kucing yang emergency," terang Ahmad.

Panitia telah menyediakan vaksin dan obat sebanyak jumlah kucing yang terdaftar, yakni 820 ekor. Pemeriksaan ini gratis alias tidak dipungut biaya sepeserpun.(fis/JPC/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA