Akui Kekalahan, Ricky Fajrin Anggap Bukan Rejeki Bali United

  • 21-10-2018 / 03:32 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Akui Kekalahan, Ricky Fajrin Anggap Bukan Rejeki Bali United Ricky Fajrin gagal mencuri poin di kandang Arema. Tim Bali United kalah 3-1. (guest gesang/mp)

MALANG - Bali United mengakui kekalahan mereka dari Arema FC. Tim asuhan Widodo Cahyono Putro itu telah berupaya untuk memberikan perlawanan namun hasil akhir tetap kalah. Mereka pun memberikan ucapan selamat atas tiga poin yang diperoleh tim Singo Edan.

"Selamat untuk Arema yang mendapatkan tiga poin," ujar Bek Bali United, Ricky Fajrin dalam sesi jumpa pers selepas pertandingan, kemarin. Menurut Ricky, dalam pertandingan kemarin, timnya memang tertekan terutama di babak pertama.  Selain itu, Tim Serdadu Tridatu harus kebobolan dua gol melalui Hanif Sjahbandi yang membuat langkah mereka di 45 menit babak kedua lebih berat bagi mereka.

"Babak pertama kami memang banyak tertekan. Lalu di babak kedua kami coba balik menyerang dan berhasil mencetak gol. Kami berusaha menekan, tetapi hanya satu gol itu saja yang tercipta," ungkap skuat Timnas Indonesia U-23 itu.

Ia mengatakan, tidak bisa mendapatkan tambahan gol, timnya pun tidak beruntung. Apalagi, di babak kedua Arema seolah sudah mengakhiri pertandingan berkat tendangan bebas Makan Konate di menit 67 yang mengubah skor menjadi 3-1. "Sepertinya memang bukan rejeki Bali United. Lalu tendangan bebas Makan Konate menurunkan mental pemain kami," tambah pemain asal Banyuwangi itu.

Ricky sendiri harus pontang penting mengawal pertahanan. Dirinya yang ditempatkan sebagai bek kiri, harus mengawal Alfin Tuasalamony yang bergantian melakukan serangan dengan Dendi Santoso dan Dedik Setiawan  Sesuai dengan strategi sang pelatih, Ricky bertugas menghentikan agresivitas Winger Arema. Namun, nyatanya lubang justru terjadi di lini tengah yang dipercayakan pada Ahmad Agung dan Agus Nova.

Menurut Pelatih Widodo Cahyono Putro, determinasi pemain Arema dari sayap memang sangat tinggi. Untuk itulah dia memasang Ricky di posisi bek kiri. Padahal, di Timnas Indonesia, Ricky juga kerap tampil bagus sebagai stopper. "Kami buat strategi Ricky di sayap dan Agung di tengah. Tetapi mungkin penampilan Agung tidak sebagus lawan Mitra Kukar lalu," ungkap Widodo. (ley/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA