Ribuan Orang Jalan Sehat Pakai Sarung

  • 22-10-2018 / 00:25 WIB - Editor: Bagus ary
  • Uploader:hargodd
Ribuan Orang Jalan Sehat Pakai Sarung Plt. Bupati Malang H. M. Sanusi memberikan sambutan di hadapan peserta jalan sehat, seluruhnya mengenakan baju muslim dan untuk peserta pria mengenakan kain sarung, kemarin. (GUEST GESANG/MALANG POST)

MALANG-Ribuan peserta mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar di Stadion Gunung Kembar, Kecamatan Turen Minggu (21/10) kemarin. Menariknya, seluruh peserta tak mengenakan pakaian olah raga, saat mengikuti kegiatan tersebut. Mereka mengenakan busana ala santri. Bahkan, peserta laki-laki wajib menggunakan sarung. 
Tak terkecuali Plt. Bupati Malang, H. M. Sanusi. Ia juga mengenakan sarung lengkap dengan kopiah warna hitam. Bersama-sama Forkopimda plus dan masyarakat, Sanusi pun tampak santai dengan busana yang dikenakan.
Bahkan, sepanjang perjalanan, dia juga terlihat ngobrol, dan sesekali tertawa.
Itu membuktikan, Sanusi sangat nyaman dengan pakaian ala santri yang dikenakannya. 
Dalam sambutannya, Sanusi yang kemarin mengenakan sarung warna hijau ini, menekankan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan umat beragama. Dia pun meminta para santri berperan aktif untuk memerangi radikalisme, dan terorisme.
Lebih detail, Sanusi juga mengajak santri untuk terus belajar, dan kedepan dapat mendaji pemimpin. 
”Santri zaman now tak sekadar hanya beribadah dan mengaji. Tapi ke depan santri juga harus aktif mengisi kemerdekaan, dan menjadi pemimpin,’’ katanya. 
Mantan anggota DPRD Kabupaten Malang ini pun mengatakan, jika saat ini banyak pemimpin dan tokoh-tokoh pemerintahan atau masyarakat yang memiliki basic seorang santri. Bahkan, dia mencontohkan dirinya juga seorang santri. Termasuk Gubernur Jawa Timur, Soekarwo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla juga seorang santri. 
”Di pesantren, santri mendapatkan bekal yang sangat cukup, baik ilmu agama yang kuat ataupun pengetahuian umum. Sehingga layak, santri menjadi pemimpin,’’ katanya.
Sementara Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung yang kemarin juga ikut jalan sehat sarungan, berpesan kepada seluruh santri untuk selalu menjaga kecintaan pada negara.
Dia pun mengatakan, bahwa santri milenial wajib menjaga resolusi jihad yang dicontohkan KH Hasyim Asy’ari. 
”Selain itu, juga harus rajin mengaji, dan taat kiai, serta para santri juga harus cinta pada negara,” katanya. 
Yade juga tak lupa berpesan, di tahun politik ini, para santri harus teguh pendirian, dan menjaga keutuhan NKRI. 
“Dalam pesta demokrasi, pilihan boleh beda tapi tetap kita tetap satu saudara. Satu bangsa dan negara Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Hari Santri, Kabupaten Malang, Saiful Arif mengatakan, Jalan Sehat Santri Sarungan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati Peringatan Hari Santri tahun 2018. 
”Rangkaian hari santri digelar

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA