Bangun 6 Flyover dan 1 Underspass, Anies Habiskan Rp 2 Triliun

  • 27-10-2018 / 13:24 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Bangun 6 Flyover dan 1 Underspass, Anies Habiskan Rp 2 Triliun Ilustrasi: Pemprov DKI akan bangun 6 flyover dan 1 underpass tahun depan. (Dok.JPC)

JAKARTA- Pemprov DKI Jakarta akan kembali melanjutkan pembangunan underpass dan flyover di beberapa titik. Ada tujuh titik yang akan dibangun tahun ini terdiri dari enam flyover dan satu underpass.

Kepala Seksi Perencanaan Simpang dan Jalan Tak Sebidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta Sofiatun  menyatakan, pembangunan akan fokus dilakukan di pelintasan kereta sebidang di DKI Jakarta pada tahun 2019.

"Ya, rencana mulai dibangun tahun 2019. Rencana ada 7 ya, 1 UP (underpass) dan 6 (flyover)" tutur Sofiatun kepada JawaPos.com, Sabtu (27/10).

Sofiatun menjelaskan pembangunan akan ada di Flyover Lenteng Agung - IISIP, Underpass Senen Extension, Flyover Bintaro Puspita, Flyover Latumeten, Flyover Tanjung Barat, Flyover Sunter Permai - Martadinata dan Flyover Cakung.

Persoalan dana yang digelontorkan, Sofiatun menyatakan ini adalah proses pembangunan multiyears. Pembangunan ini nantinya akan menghabiskan kocek Rp 2 triliun. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun tengah mengajukan dalam APBD 2019.

"Untuk pembangunan multiyears, total hampir Rp 2 triliun yang terbagi dalam 3 tahun. Untuk multiyears maksimum 3 tahun, ini untuk konsultan manajemen konstruksi dan fisik ya," jelasnya.

Selain itu, Sofiatun menyatakan akan memperpanjang underpass pelintasan kereta Senen, Jakarta Pusat. Namun tidak hanya Senen, pembangunan flyover Lenteng Agung pun sudah direncanakan sejak 2017.

"(Senen dan IISIP anggaran sejak 2017) Ya, benar, dalam bentuk kajian dan basic design. Untuk yang Senen dan IIISIP rencana duluan soalnya yang 2 itu sudah disiapkan sejak anggaran 2017," tutur Sofiatun.

Sementara untuk 5 pembangunan lainnya dilakukan belakangan walaupun tetap dijadwalkan pembangunan mulai 2019. "Tetap 2019, untuk fisiknya diperkirakan dalam triwulan keempat. Perlu menyiapkan konsultan manajemen konstruksinya dulu," tandasnya.(rgm/JPC/bua)

 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA