Soal Pidato Prabowo, Gerindra: Itu Bentuk Keakraban ke Warga Boyolali

  • 05-11-2018 / 10:22 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Soal Pidato Prabowo, Gerindra: Itu Bentuk Keakraban ke Warga Boyolali Prabowo Subianto saat berpidato di hadapan kadernya beberapa waktu lalu (Dery Ridwansyah/Jpc)

BOYOLALI - ‎Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Muzani mengatakan, hal yang disampaikan capres Prabowo Subianto tidak ada maksud melecehkan atau menghina masyarakat Boyolali. ‎Hal ini dikatakan Muzani, setelah beredar potongan video calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di jagat Twitter yang mendadak viral, karena menyebut warga Boyolali tidak mampu masuk ke hotel mewah dilihat dari tampang yang bukan orang kaya.

"Saya tidak menangkap sedikit pun ucapan itu dimaksudkan untuk melecehkan orang Boyolali," ujar Muzani saat dikonfirmasi, Senin (5/11).

Menurut Muzani, maksud yang disampaikan oleh Prabowo Subianto adalah saat ini banyak mall, hotel mewah. Namun itu semua sangat asing bagi masyarakat yang tidak mampu. Bahkan mereka tidak pernah menikmatinya.

Oleh sebab itu, yang disampaikan oleh Prabowo Subianto adalah ungkapan masih adanya ketimpangan di masyarakat. Cara penyampaiannya itu juga sangat akrab seoalah tidak ada jarak antara calon pemimpin dengan warga Boyolali.

"Itu sebagai bentuk keakraban oleh seseorang yang sedang berpidato kepada audiensinya, itu untuk menunjukan ada keterasingan antara gedung dan hotel dengan orang di sekitarnya,‎" katanya.

Sehingga dalam pidato Prabowo itu tidak ada maksud melecehkan. Justru itu untuk memberikan semangat supaya masyarakat bisa hidupnya bisa lebih baik. Sehingga tidak ada sekat lagi antara yang kaya dan si miskin.

"Itu dalam ilmu orasi biasa. Sama sekali tidak dimaksudkan untuk melecehkan, justru untuk mengangkat moral kita, bahwa selalu ini kurang mendapatkan perhatian," pungkasnya.

Sekadar informasi, Prabowo Subianto memberikan pidato saat peresmian posko dirinya dan Sandiaga Uno di Boyolali. Namun belakangan pidato ini viral karena menyebut warga Boyolali tidak mampu masuk hotel berbintang, karena memiliki tampang bukan orang kaya.

Berikut ini kutipan kalimat yang diucapkan oleh Prabowo Subianto dalam video berdurasi 58 detik tersebut.

"Hotel-hotel mewah sebut saja hotel di dunia yang paling mahal ada di Jakarta, ada Ritz Charlton, ada Waldorf Astoria. Namanya saja kalian enggak bisa sebut, dan macam-macam itu semua saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul (betul jawab peserta), dan kalau masuk, mungkin kalian diusir, mungkin tampang-tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang-tampang kalian tampang Boyolali ini," kata Prabowo dalam pidatonya. (gwn/JPC/bua)

 

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA