Janji BBPJN Lebarkan Ruas Singosari-Karanglo Ditagih

  • 05-11-2018 / 15:49 WIB - Editor: Hari Santoso
  • Uploader:HAS
 Janji BBPJN Lebarkan Ruas Singosari-Karanglo Ditagih Pertigaan Karanglo, Singosari, menjadi langganan macet setiap hari jika tidak segera dilebarkan. (HARY SANTOSO/MALANGPOST)

SURABAYA - Pemprov Jatim mempertanyakan keseriusan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) V Surabaya, soal pelebaran ruas jalan Singosari-Karanglo. Sebab, sampai sekarang, janji itu belum direalisasi.

‘’Kalau tidak segera direalisasi, tahun 2019 akan makin macet. Meski ada jalan tol, Singosari-Karanglo tetap akan macet,’’ tandas Gatot Sulistyo Hadi, Kadinas PU Bina Marga Jatim kepada MP di kantornya, Senin siang.

Menurut Gatot, usulan pelebaran jalan sepanjang 3 KM itu dilakukan Gubernur Jatim Dr H Soekarwo, akhir 2016 lalu. Tapi, hingga 2018 ini, masih belum ada realisasi pelebaran.

‘’Pada 2017 dan 2018 kemungkinan belum jadi prioritas. Tapi 2019 nanti harus dilakukan pelebaran.  Apalagi, exit tol Pandaan-Malang di Karanglo ada di situ,’’ ungkapnya.

Saat ini, lanjut mantan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Jatim ini, jalan Singosari-Karanglo dekat Depo Bangunan macet parah. Ekor kemacetan dari arah Surabaya, terkadang bisa sampai di Lawang.

‘’Kita dari Pemprov Jatim siap melakukan fasilitasi untuk mempercepat pelebaran jalan itu. Sebab jembatan di Karanglo ada banyak utilitas-utilitas seperti kabel Telkom, kabel optik, pipa PDAM dan utilitas lainnya,’’ janjinya.

Mengoptimalkan bahu jalan Singosari-Karanglo itu, tidak perlu pembebasan lahan. ‘’jadi tidak perlu waktu lama untuk pelebaran. Dari sekarang 2 ruas menjadi 3 ruas,’’ pungkasnya. (has)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA