Pembalakan Liar, Satu Dibekuk, Tiga Kabur

  • 06-11-2018 / 21:57 WIB - Editor: JonS
  • Uploader:irawan
Pembalakan Liar, Satu Dibekuk, Tiga Kabur DISEL: Tersangka Sukarno ditahan di Mapolsek Kotaanyar, Polres Probolinggo setelah kedapatan mencuri kayu milik Perhutani, Sabtu (3/11).

PROBOLINGGO-Pembalakan liar di hutan produksi milik Perhutani masih saja terjadi di wilayah hukum Polres Probolinggo. Sabtu (3/11) lalu, Polsek Kotaanyar, Polres Probolinggo, mengamankan salah seorang tersangka kasus illegal logging di hutan produksi petak 22H Desa Tambakukir, Kecamatan Kotaanyar.

Namun, dari empat pelaku, hanya seorang tersangka yang berhasil dibekuk. Dialah Sukarno, 38, warga Desa Pasembon, Kecamatan Kotaanyar. Kini, tersangka ditahan di Mapolsek Kotaanyar. Kepada polisi, tersangka mengaku mencuri karena terdesak kebutuhan keluarga.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengatakan, tersangka dibekuk sekitar pukul 22.30. Saat itu, pihaknya mendapatkan laporan dari petugas Perhutani KRPH Matikan tentang adanya aksi pembalakan liar di hutan produksinya. Setelah diselidiki, ternyata kabar ini benar.

“Malam itu kami lakukan penyelidikan dan penangkapan. Karena kondisi malam, satu tersangka berhasil kami amankan dan tiga tersangka lainnya berhasil kabur,” ujarnya (5/11).

Dari lokasi kejadian, Riyanto me­ngatakan, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, 6 batang kayu jati dan sebuah mesin gergaji. 

“Kami amankan tersangka Sukarno karena tidak dapat menunjukkan surat atau dokumen yang sah soal peneba­ngan kayu hutan produksi itu,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, menurut Riyanto, tersangka mengaku kayu itu ditebang dan akan dijual. Ia mengaku, pendapatannya sebagai pekerja serabutan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. “Tersangka dijerat dengan pasal 83 ayat (1) dan (2) juncto pasal 12 huruf e UU Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” ujarnya. (mas/rud/rb/jon)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA