Arema Antisipasi Perlawanan Perseru yang Ingin Lolos Degradasi

  • 07-11-2018 / 03:30 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Arema Antisipasi Perlawanan Perseru yang Ingin Lolos Degradasi Tim Arema kembali berlatih di Stadion Kanjuruhan untuk persiapan menghadapi Perseru. (Ipunk/Malang Post)

MALANG - Pelatih Arema FC Milan Petrovic menegaskan Perseru Serui mampu menampilkan gaya bertahan yang berpotensi membikin frustasi penyerangnya. Sehingga, headcoach Singo Edan tersebut ingin para pemain memasang mindset menguasai bola dan mencetak gol secepat-cepatnya. Dalam kondisi imbang 0-0, Arema akan menghadapi pertahanan berlapis dan gaya main keras tim dari Papua.

"Arema akan menghadapi tim yang sulit. Karena, Serui sekarang ada di danger zone. Mereka cuma terpaut beberapa poin saja dari Arema. Mereka tim yang bermain keras dan kuat dalam bertahan," kata Milan kepada wartawan usai memimpin latihan di Stadion Kanjuruhan Selasa sore kemarin. Tactician asal Eropa Timur tersebut menilai Perseru sedang dalam posisi genting karena bertengger di zona degradasi.

Tak heran, Arema akan menghadapi perlawanan serius dari Serui. Karena itu, Dendi Santoso dkk tampaknya bakal memakai Blitzkrieg Attack. Dalam strategi perang, taktik ini bertumpu pada serangan kilat dan secepat-cepatnya menembus pertahanan lawan untuk menciptakan disorientasi dan kekacauan di kubu lawan. Strategi perang yang tenar dipakai oleh Jerman di perang dunia kedua itu, ingin diadaptasi oleh Milan.

"Kami harus menerapkan pressure tinggi, menyerang dengan agresif serta mencetak gol secepat mungkin. Jika kami bisa mencetak gol cepat, maka kami bisa membuat permainan bertahan mereka berubah, dan kami bisa menguasai permainan secara normal," sambung pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. Gaya main pressure dan serangan agresif dari Arema tak lepas dari anak-anak muda dan pemain senior yang tajam di lini depan.

Ketajaman pemain depan yang mampu menerapkan tekanan di lini pertahanan lawan sangat penting untuk menyukseskan strategi tim. Dendi Santoso, Ahmad Nur Hardianto, Ricky Akbar Ohorella hingga Nasir memenuhi persyaratan untuk menyerang secara agresif sekaligus menerapkan tekanan tinggi saat kehilangan bola di lini pertahanan Perseru.

Dengan mencetak gol cepat, Arema bisa mendikte permainan lawan dan memaksa Perseru untuk main terbuka. Dengan satu gol cepat ke gawang Perseru, Arema akan berjual beli serangan. Praktis, pertahanan parkir bus tak akan bisa digunakan apabila Perseru sudah kebobolan duluan. "Kami akan menyusun strategi sesuai dengan pemain yang ada sekarang. Kami tahu Perseru sedang desperate dan ingin survive. Kami akan waspadai power mereka, serta kecepatan sayap-sayapnya," tutup Milan. (fin/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA