Hebat, Kabupaten Terbaik III Jatim, Program Pamsimas DPKPCK

  • 07-11-2018 / 08:58 WIB - Editor: Abdul halim
  • Uploader:irawan
Hebat, Kabupaten Terbaik III Jatim, Program Pamsimas DPKPCK PENGHARGAAN: Tim DPKPCK Kabupaten Malang ketika menerima penghargaan Kabupaten Terbaik III tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim), dari program Pamsimas di Hotel Savana.

MALANG - Menjelang akhir tahun, Pemkab Malang terus mendapat prestasi. Bersamaan dengan disetujuinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari oleh Menko Perekonomian, Senin (5/11) lalu Kabupaten Malang juga menerima predikat Kabupaten Terbaik III tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Penghargaan dari Kementerian PU ini diraih Pemkab Malang melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang dalam Program  Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Penghargaan diterima oleh Kasi Pengelolaan Air Bersih DPKPCK, Sidarta, di Hotel Savana Malang.

"Penghargaan Pamsimas ini diberikan oleh Satker Bidang Permukiman Kementerian PU. Kabupaten Malang menjadi terbaik III tingkat Provinsi Jatim," ungkap Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat MM.

Menurutnya, Pamsimas adalah program pemerintah untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi. Dimana program Pamsimas ini merupakan pengelolaan air minum dengan partisipasi masyarakat. Kesadaran masyarakat untuk meningkatkan pengolaan air bersih sangat tinggi.

"Pamsimas ini, yang penting adalah terkait kesadaran masyarakat. Karena partisipasi itu sharing anggarannya. Yakni dari APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten serta ADD," terangnya.

"Dan untuk pengelolaan air bersih, harus ada sharing. Di Kabupaten Malang, kesadaran masyarakatnya untuk mendukung program Pamsimas ini sangat tinggi," tuturnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan, keberhasilan mendapatkan penghargaan ini tak lepas dari peran aktif masyarakat. Respon masyarakat dalam mengikuti persyaratan-persyaratan Pamsimas selalu baik. "Karena Kementerian PU, selalu turun mengecek proses pelaksanaannya, pembagian penganggarannya dan pencariannya. Dan Kabupaten Malang dinilai sangat baik dari peran serta masyarakatnya," urainya.

Persoalan air minum dan sanitasi di Kabupaten Malang, lanjutnya, selain menjadi program strategis, juga sinergitas  dinas terkait dengan masyarakat. Dimana targetnya, tahun 2019 nanti pengelolaan air bersih dan sanitasi melalui program Universal Air Minum dan Sanitasi, bisa mencapai 100 persen. Sekarang pencapaian baru di antara 80 - 90 persen.

"Pamsimas ini bukan sekadar membangun infrastruktur. Tapi lebih pada bagaimana program mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat," urai mantan Kepala Dinas Pengairan ini.

Tidak hanya itu, Pamsimas juga diproyeksikan mendukung dua agenda nasional. Yakni,  meningkatkan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan. "Dimana akses air minum bersih harus bisa 100 persen. Begitu juga dengan akses sanitasi. Untuk air bersih Kabupaten Malang sudah mencapai 90 persen di tahun ini," paparnya.

Dengan penghargaan dari

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA