Butuh Kemenangan, Lini Depan Arema Tak Banyak Pilihan

  • 08-11-2018 / 04:44 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Butuh Kemenangan, Lini Depan Arema Tak Banyak Pilihan Nur Hardianto belum moncer untuk tampil sejak awal babak pertama. (Stenly/mp)

MALANG - Arema FC sedang dalam dilema. Kehilangan Dedik Setiawan di posisi striker, belum teratasi dengan mengandalkan Ahmad Nur Hardianto yang turun selama 90 menit saat melawan PSIS Semarang, pekan lalu. Tim Singo Edan sejatinya berharap pada Rivaldy Bawuo yang sudah istirahat selama tiga pekan karena cedera ligamen. 
Namun, pemain tersebut masih belum mendapatkan rekomendasi tampil melawan Perseru Serui, dengan melihat perkembangan kondisi sang pemain sampai saat ini. Rasa nyeri pada area lutut Rivaldy masih terasa. Meski sudah rest selama hampir tiga pekan dan baru menjalani latihan ringan, pemain berjuluk Ipay itu mengakui merasakan nyeri ketika menggunakan kakinya untuk berlari.
"Masih sakit atau nyeri saat dipakai latihan berlari," ujar Striker Arema, Rivaldy Bawuo. Menurut dia, progres pemulihan cederanya sebenarnya sudah sesuai dengan prediksi tim medis. Dia harus istirahat selama tiga pekan akibat cedera yang dialami kala melawan Bali United tersebut.
"Sudah ada kemajuan. Tetapi masih belum ada izin dari dokter sampai tiga pekan," tambahnya. Cedera dia alami 20 Oktober 2018 lalu. Artinya, 10 November 2018 nanti, Ipay baru terhitung tiga pekan menjalani pemulihan. "Mungkin setelah lawan Perseru baru bisa," papar dia.
Menurutnya, saat ini dia memang sudah berlatih di lapangan. Namun dia berlatih terpisah dengan pengawasan sport therapist, David Setiawan yang mengatur program pemulihan kondisi pasca cedera dari eks Kalteng Putra itu. "Selain di lapangan, saya berlatih juga body strength dan menjalani terapi setiap harinya. Sekarang saya juga coba menghilangkan trauma cedera," terangnya.
Sementara, David Setiawan mengakui kondisi Rivaldy masih belum 100 persen. Menurut ya, untuk pekan ini belum saatnya Rivaldy comeback dan bermain. "Dia masih sekitar 80 persen saja.  Nyerinya sudah tidak seperti sebelumnya. Ia sudah bisa passing dan dribble bola. Tetapi, pertandingan melawan Perseru masih harus dilewati dulu. Mungkin, dia bisa main saat melawan Persela," tutur David. 
Dengan kondisi seperti itu, Arema pun bakal mencari alternatif di lini depan. Hardianto masih berpeluang jadi striker utama, namun tim pelatih tampaknya akan mempersiapkan opsi lain untuk lini penyerangan. Selain Hardianto, Arema bisa memilih antara Sunarto atau Dalmiansyah Matutu. Ditambah, pemain seperti Dendi Santoso dan Makan Konate bisa saja turun sebagai striker. Namun Konate masih mengalami permasalahan pada lututnya setelah

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA