Siagakan Satgas Banjir

  • 08-11-2018 / 23:25 WIB - Editor: vandri battu
  • Uploader:irawan
Siagakan Satgas Banjir CEPAT TANGGAP: Satgas Banjir dikerahkan untuk melakukan penanganan usai banjir.

MALANG-Cegah banjir dan siapkan langkah penanganan cepat, Wali Kota Malang Drs.H.Sutiaji siagakan petugas. Organisasi perangkat daerah (OPD) terkait diinstruksikan tingkatkan deteksi dini. 
Langkah Sutiaji tersebut merupakan bagian dari program yang dijalankan dalam 99 hari pertama kerja sebagai wali kota. Ia dan Wawali Kota Malang, Ir H. Sofyan Edi Jarwoko juga melakukan pengawasan agar upaya atasi banjir segera tuntas.  

“Tentu saja petugas akan disiagakan. Seperti misalkan nanti ada banjir dimana petugas akan datang untuk melakukan penanganan cepat.  Ini lintas sektor, dari Dinas PUPR, Disperkim dan lainnya,” jelasnya. 

Beberapa waktu lalu, petugas Dinas PUPR tengah gencar melakukan normalisasi gorong-gorong yang mampet. Hal ini merupakan salah satu upaya mencegah banjir. Tidak hanya itu, warga pun diimbau melakukan bersih-bersih lingkungan lewat perangkat RT, RW, kelurahan serta kecamatan.“Harus kerjanya bareng. Drainase mampet dibersihkan bersama, jangan tunggu banjir dulu baru dibersihkan,” tegasnya. 

Dalam jangka waktu ke depan, mengatasi banjir juga akan dilakukan Sutiaji dengan menambah banyak sumur resapan di Kota Malang. Hal ini diawali dengan kajian terlebih dahulu. Meski begitu ia optimis dapat melaksanakan strategi dengan menggandeng banyak pihak utamanya akademisi tata ruang. 

Menambahkan Wali Kota Sutiaji, Kepala DPUPR Kota Malang Ir Hadi Santoso belum lama ini menjelaskan pihaknya menyiagakan satgas keliling untuk melakukan monitoring kawasan rawan banjir. 

Ia menjelaskan timnya sudah mulai menerima laporan masalah genangan air. Misalnya di Jalan Raya Sulfat dan Jalan Tumenggung Suryo. Di dua kawasan tersebut, masyarakat melaporkan genangan air yang mengganggu aktivitas di jalan. 

”Disana ada luapan air. Petugas sudah mengecek itu karena tumpukan sampah,” ujar Soni, sapaan akrab Hadi Santoso saat ditemui di Balai Kota Malang. 

Satgas keliling pun sudah disiagakan. Mereka dibagi di sejumlah titik yang dianggap rawan banjir. Salah satu tugasnya yakni mendeteksi penyebab banjir atau hal-hal yang memungkinkan menjadi penyebab terjadinya banjir.

Selain di dua titik tersebut, semuanya kata Soni, masih lancar. Termasuk di Jalan Simpang Gajayana atau area Pasar Blimbing. Meski begitu, timnya juga terus mencari data, selain menunggu laporan dari masyarakat.  ”Saat ini tim terus gerak cepat. Kalau ada sedimentasi akibat sampah yang menumpuk akan langsung diangkat oleh petugas,” pungkasnya. (ica/van)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA