TL Jurus Baru Urai Macet Ranu Grati

  • 08-11-2018 / 23:33 WIB - Editor: vandri battu
  • Uploader:irawan
TL Jurus Baru Urai Macet Ranu Grati SUDAH JENUH: Kondisi perempatan Jalan Ranu Grati yang menghubungkan warga ke kawasan Sawojajar semrawut dan selalu macet.

MALANG - Upaya mengurai kemacetan Jalan Ranu Grati dan sekitarnya terus dilakukan Pemkot Malang. Langkah terbaru yakni memasang traffic light (TL) di perempatan Jalan Mayjen Wiyono- Jalan Puntodewo- Jalan Ranu Grati dan Jalan Kunta Bhaswara. 

Sebelumnya Pemkot Malang memasang marka dan rambu permanen pengaturan arus lalu lintas di kawasan tersebut. Di antaranya larangan kendaraan dari arah Jalan Ranu Grati belok ke arah Jalan Puntodewo. Namun tak membuahkan hasil maksimal. 

“Kita sudah lihat titik permasalahannya. Rencana di tahun 2019 di perempatan Puntodewo itu kami pasang traffic light,” tegas Kusnadi. 

Menuurt dia, jika sudah fungsikan traffic light maka kemacetan di Jalan Ranu Grati akan teratasi. Apalagi menurut rencana, pemasangan lampu pengatur lalu lintas itu di setiap sisi perempatan tersebut. 

Selama ini kondisi dari kawasan tersebut memang sangat padat setiap hari di jam sibuk. Apalagi pada akhir pekan, kepadatan arus lalu lintas meningkat signifikan sehingga macet dan mengundang keluhan pengendara. 

Rencana penempatan traffic light itu dilakukan setelah dilakukan kajian. Selain itu juga menjadi salah satu atensi Wali Kota Malang, Drs.H.Sutiaji.  “Dari Selatan (Jalan Puntodewo) memang agak sempit tapi dicoba juga. Nanti pengendara dari selatan tidak boleh ke kanan yang dari timur juga tidak boleh ke kiri. Jadi  harus muter. Tapi nanti lebih lanjut kita masih minta rekomendasinya dulu. Termasuk kajian penempatan traffic light juga” tegasnya. 

Sutiaji mengatakan, kawasan Sawojajar juga terkoneksi dengan kawasan lain yang juga menjadi titik kemacetan. Maka ia mengaku akan memprioritaskan kawasan ini untuk seegra diatasi. 

Wacana penempatan  traffic light di perempatan Jalan Ranu Grati dianggap tepat pakar transportasi Universitas Brawijaya (UB) Hendi Bowoputro, ST MT. “Sangat bisa. Dengan catatan pengguna jalan harus mematuhi lampu tersebut dan tidak melanggar,” ungkap Hendi. 

Yang saat ini terjadi, lanjut dia, supeltas ditempatkan di kawasan tersebut untuk mengatur arus lalu lintas tapi tidak bekerja dengan prioritas yang baik. Menurut dia, seharusnya  arus lalu lintas yang harus diprioritas yakni dari kawasan Ranugrati. “Jadi sangat bisa. Semua simpangnya ditempatkan traffic light,” pungkas Hendi. (ica/van)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA