Bisnis Ilegal Dekat Balai Kota

Bisnis Ilegal Dekat Balai Kota LOKASI : Tim Operasi Gabungan (Opsgab) Kota Malang saat menyisir izin miras sekaligus pita cukai, Rabu malam.

MALANG–Ada temuan menarik dari operasi gabungan Satpol PP Kota Malang bersama Bea Cukai, Polres Makota, Denpom V Brawijaya, Kodim 0833 dan Bakesbangpol, Rabu (7/11) malam. Di Jalan Pajajaran tim menggerebek mobil yang mengangkut berkardus-kardus botol miras merek mahal. Rupanya miras mahal itu dijual untuk Union 101 Cafe and Lounge yang berjarak sekitar 500 meter dari balai kota.

Ya, tim razia menyita ratusan botol miras dari berbagai lokasi yang disisir karena tak bisa menunjukkan izin, dan tanpa cukai. 

Kasatpol PP Kota Malang, Drs. Priyadi MM mengatakan operasi gabungan berangkat dari markas komando Satpol PP Jalan Majapahit. 

“Tim berangkat dari mako jam 21.30 WIB, berangkat dalam satu grup, lalu menyebar menjadi dua grup di tengah perjalanan,” kata Priyadi kepada Malang Post usai operasi, Kamis dini hari kemarin.

Kendaraan tim Opsgab beriring-iringan menuju lokasi pertama tempat hiburan. Yakni Gama Karaoke Jalan Agus Salim kawasan Gajahmada Plasa. Karena tak bisa menunjukkan izin secara lengkap, sebanyak 10 botol miras diamankan Satpol PP sebagai sampel, sekaligus memperingatkan pengelola Gama.

Mereka diminta untuk segera menunjukkan izin lengkap. “Tiap minuman yang kami angkut, pasti bermasalah dengan izin, entah izin dari Pemkot Malang sesuai perda, atau pita cukai,” kata mantan Camat Blimbing tersebut. Setelah menyisir Gama Karaoke, tim Opsgab bergerak ke kawasan Klojen.

Namun, di Kiduldalem, tim Opsgab berpencar. Dua kendaraan yang dipimpin Kasatpol PP mengarah ke Jalan Padjajaran. Sedangkan, tim satunya yang diikuti oleh Malang Post, langsung bergerak ke Grand Pesona Rampal. Penyisiran di Grand Pesona tak berlangsung lama, karena tak ditemukan pelanggaran perizinan maupun pita cukai.

Hanya saja, tim yang berpencar ke Jalan Trunojoyo, tak kunjung bergabung ke rombongan yang diikuti oleh awak media. Sehingga, tim yang berada di GP, langsung merapat ke Jalan Danau Toba, untuk mendatangi Vivace Karaoke. Dari operasi di lokasi ini, petugas mendapati adanya persoalan izin.

Pihak manajemen karaoke pimpinan Leonardo Sonny Herlambang itu sempat berdebat panjang dengan tim operasi dari Satpol PP. Karena, pihak Vivace tak bisa menunjukkan surat yang diminta oleh Penyidik PNS (PPNS). Sehingga, petugas tim gabungan, langsung mengangkut botol-botol miras ke mobil operasi.

Operasi juga dilakukan ke tetangga Vivace, yakni Fantasy Karaoke di Jalan Danau Toba Sawojajar. Setelah mengecek perizinan dan cukai di kawasan ini, rombongan langsung

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA