Jago Eksekusi Bola Mati, Perseru Tak Bisa Diremehkan

  • 09-11-2018 / 04:46 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Jago Eksekusi Bola Mati, Perseru Tak Bisa Diremehkan Purwaka dkk kalah postur dalam antisipasi bola mati dari tim Perseru. (Stenly/mp)

MALANG – Perseru Serui dianggap sebagai tim yang memiliki kekuatan merata setiap lininya. Hal itu, membuat setiap lawan Tim Cenderawasih Jingga tidak bakal mudah mendapatkan kemenangan ketika berhadapan dengan mereka. Selain itu, Perseru memiliki senjata pada eksekusi bola mati pemainnya yang bisa berbuah gol, memanfaatkan jangkungnya beberapa postur para pemain.
Asisten Pelatih Arema, Kuncoro mengatakan, timnya pantang meremehkan Perseru. Apalagi, terhadap eksekusi bola mati, baik tendangan bebas maupun tendangan sudut. "Skema bola mati mereka, entah sepakan bebas, maupun sepak pojok, sangat berbahaya," ujar Kuncoro.
Menurutnya, pemain mereka, khususnya pemain asing seperti Silvio Escobar, Beto de Paula, Kunihiro Yamashita hingga Djamel Leeflang, memiliki postur yang tinggi dan kokoh. Mereka kerap memenangkan duel udara dan bisa menyumbangkan gol untuk Perseru. "Pemain mereka memiliki postur tinggi dan kokoh, bisa memanfaatkan skema tersebut. Terbukti, ada banyak gol yang bisa mereka ciptakan dari skema ini," papar dia.
Dalam catatan statistik, Perseru hanya mencatatkan 12 gol dari skema terbuka melalui serangan atau umpan para pemain. Sementara, sisanya dicetak melalui skema bola mati, ditambah aksi individu para pemainnya. Selain skema bola mati, pelatih asal Gondanglegi itu menilai, Perseru memiliki kelebihan lain. Kelebihan tersebut, adalah meratanya kekuatan skuat besutan Wanderley Junior ini.
"Kekuatan tim ini merata. Hal ini justru menjadi kesulitan bagi tim lain untuk menerka komposisi yang dimainkan," tuturnya. Untuk menghadapi lawan yang demikian, menurut Kuncoro, Arema tidak ingin menyiapkan strategi khusus, menghadapi kelebihan lawan. 
Pemain Arema akan disiapkan seperti biasa, bermain sesuai dengan jati diri Singo Edan. “Kami akan tetap bermain agresif dan pressing ketat. Itu jati diri kami dan inilah permainan kami selama ini,” tegas dia. (ley/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA