Perseru Unggul Serangan Balik, Arema Justru Lemah Hadapi Itu

  • 09-11-2018 / 04:53 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Perseru Unggul Serangan Balik, Arema Justru Lemah Hadapi Itu Arthur Cunha dkk harus mewaspadai serangan balik Perseru yang cepat dan mematikan. (Stenly/bua)

MALANG – Analisa mulai dilakukan oleh tim pelatih Arema FC terhadap kekuatan calon lawannya Minggu (11/11) lusa, Perseru Serui. Meski secara klasemen Tim Singo Edan lebih unggul, Hamka Hamzah dkk harus mewaspadai beberapa sisi keunggulan Tim Cenderawasih Jingga. Misalnya jumlah kebobolan yang lebih minim hingga kepiawaian lawan dalam memanfaatkan skema counter attack atau serangan balik, yang beberapa kali menjadi titik lemah Arema. 
Perseru saat ini masih berada di peringkat 16 klasemen sementara Liga 1. Namun, tim asuhan Wanderley Junior itu merupakan klub yang sulit dibobol. Pertahanan Kunihiro Yamashita dkk baru tertembus 34 gol dan lebih baik ketimbang Arema. Perseru hanya kalah dari Persib Bandung dan Persija untuk menjaga gawangnya dari kebobolan.
Hal tersebut, bakal menjadi pekerjaan rumah bagi Arema. Sebab, tim asuhan Milan Petrovic ini kerap kesulitan meladeni tim yang memilih strategi bertahan. “Kami lihat mereka sering menunggu, bermain defensive baru melakukan serangan,” ujar Pelatih Arema, Milan Petrovic.
Tipikal permainan Perseru pun bisa terlihat dengan catatan gol yang baru berjumlah 24 gol dan operan mereka dalam 29 pertandingan masih di angka 6600. Sementara, Arema yang sudah membuat 43 gol, termasuk tim yang mengandalkan kolektivitas dan umpan satu dua dalam membangun serangan, mencatat 8992 operan. 
“Perseru memiliki kecepatan. Ada sekitar 5-6 pemainnya yang sangat kuat dan cepat,” beber Milan kepada Malang Post. Lantas Milan mengingat bagaimana permainan Perseru di putaran pertama lalu saat bermain di Stadion Gajayana Kota Malang. Sekalipun timnya menang 1-0, ia mengakui tidak mudah memenangkan laga tersebut.
Arema bahkan berkali-kali mendapatkan serangan balik cepat dari pemain seperti Yohanis Nabar dan Kelvin Wopi. “Kami sangat beruntung bisa menang saat itu,” tegasnya. Untuk saat ini, diakuinya, perjuangan Arema tidak akan mudah. Sebab, Perseru dipastikan ingin berburu poin untuk menyelamatkan diri dari jeratan degradasi. Ia telah melihat bagaimana Perseru di beberapa laga sebelumnya bermain. 
Menurut Milan, Perseru memiliki energi ekselen di setiap pertandingan. Mereka benar-benar terlihat mengejar banyak poin untuk menyelematkan diri dari jeratan degradasi. “Mungkin kami tidak punya energi sebagus mereka. Tetapi, kami harus memanfaatkan energi lain yang kami miliki, yakni bermain di Stadion Kanjuruhan. Ini menambah energi tersendiri bagi kami untuk mendapatkan poin maksimal,” tambah dia. (ley/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA