Waspadai Penyebaran Paham Radikal

  • 18-11-2018 / 22:29 WIB - Editor: Muhaimin
  • Uploader:irawan
Waspadai Penyebaran Paham Radikal DIALOG: Wali Kota Malang Sutiaji berdialog dengan masyarakat Kecamatan Kedungkandang di halaman depan kantor kecamatan, untuk mencegah penyebaran paham radikal dan liberal.

MALANG - Wali Kota Malang Sutiaji berpesan kepada masyarakat Kedungkandang agar tidak terpengaruh radikalisme dan liberalisme yang menyebar luas di media sosial. Karena, radikalisme yang menyebar luas lewat dunia maya, sama fatalnya dengan radikalisme yang menyebar di dunia nyata.

“Sekarang nonton Youtube sedikit, dengar pengajian sedikit, sudah dalil-dalil, mengkafir-kafirkan orang. Ada orang yang tidak salat, dijauhi, dikata-katai. Jadi orang Islam jangan gampang mencemooh. Kalau ada temannya yang tidak salat, ya diajak yang baik untuk salat di masjid, bukan dikafir-kafirkan,” ujar Sutiaji di hadapan ratusan warga di Kantor Kecamatan Kedungkandang Jalan Mayjen Sungkono, Minggu pagi kemarin.

Pesan Sutiaji ini sejalan dengan misi Kecamatan Kedungkandang mewaspadai gerakan radikalisme di seluruh kelurahan, dan RT RW yang ada di wilayahnya. Pasalnya, kawasan yang disusupi oleh para penganut radikalisme biasanya tak lepas dari pembiaran dari pengurus dan warga setempat. Sehingga, keaktifan peran RT dan RW dalam mendata orang baru secara administratif di lingkungannya menjadi sangat krusial dan penting.

“Harus tertib administratif supaya tidak kecolongan. Jangan sampai Kota Malang dicabik-cabik oleh urusan yang seperti itu (radikalisme),” jelas Sutiaji.

Menurutnya, dalam Perpres 96 tahun 2018 tentang persyaratan administrasi kependudukan, Dispendukcapil bertugas mencatat data penduduk berdasarkan database, serta dibantu dengan surat pengantar RT dan RW.

Peran RT dan RW sebagai barisan depan penangkal masuknya aliran radikal ke wilayah masyarakat, sangat krusial. Camat Kedungkandang, Pent Haryoto mengatakan, surat pengantar RT dan RW sangat penting untuk menghindari kerawanan. “Kalau tak ada pengantar dari RT RW, pemerintah jelas tidak akan bisa mendeteksi secara jelas tentang potensi kerawanan. Dengan adanya pengantar, kami bisa menghindari kecolongan dan penyusupan ke lingkungan masyarakat,” sambung Pent.

Dia menambahkan, kewaspadaan dini sangat penting untuk melindungi iklim kondusif dan aman di masyarakat. Sehingga, penegakan aturan orang tak dikenal yang hendak memasuki lingkungan warga dan tinggal kontrak atau permanen, harus melaporkan identitasnya kepada RT. Dengan begitu, ketelitian RT sebagai gatekeeper sangat berharga bagi kestabilan keamanan masyarakat.(fin/aim)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA