Tolak Bercinta Ronde Kedua, Resky Ditikam 8 Kali

  • 21-11-2018 / 13:33 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Tolak Bercinta Ronde Kedua, Resky Ditikam 8 Kali Barang bukti kasus pembunuhan yang diamankan tim gabungan dalam eskpos di Mapolrestabes Makassar, Rabu (21/11). (Sahrul Ramadan/jpc)

MAKASSAR- Pembunuhan seorang perempuan terjadi di kamar salah satu hotel di Jalan Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (20/11) malam. Korban bernama Rsky, 23. Kini kasusnya telah terungkap. Ternyata kasus pembunuhan tersebut dilatarbelakangi rasa kecewa karena korban menolak berhubungan intim.

Tim gabungan Resmob Polsek Panakkukang bersama Tim Jatanras Polrestabes Makassar dan Tim Khusus (Timsus) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil meringkus pelaku pembunuhan dan pencurian terhadap Resky. Penangkapan dilakukan setelah tim gabungan mendalami rekaman CCTV di dalam hotel.

Adalah Afandi alias Fandi, 19. Tersangka bekerja sebagai tukang becak motor (bentor). Dia diringkus di tempat tinggalnya, Jalan Sungai Walanae, Kota Makassar, Rabu (21/11) dini.

"Informasi yang didapatkan terjadi penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk sebanyak delapan kali disertai pencurian handphone milik korban," kata Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap dalam keterangan resminya di Makassar, Rabu (21/11).

Berdasarkan hasil introgasi, pelaku nekat membunuh Resky karena kecewa. "Pelaku kecewa terhadap korban. Dikarenakan pelaku telah melakukan bookingan untuk berhubungan badan setelah berkenalan dan berkomunikasi melalui Facebook Messenger," jelasnya.

Awalnya, korban dan pelaku tawar menawar harga untuk melalukan hubungan badan. Korban menyepakati agar pelaku membayar Rp 400 ribu untuk dua kali berhubungan badan. Namun dalam perjalanannya, pelaku membayar Rp 150 ribu karena korban hanya melayani pelaku satu kali.

"Namun korban masih meminta uang dan memaki pelaku. Sehingga pelaku langsung mencabut senjata tajam jenis badik yang disimpan di dalam tas dan langsung menusuk korban berulang kali," beber Ananda.

Pelaku menghujamkan badik ke badan bagian belakang korban sebanyak 7 kali. Kemudian menusuk bahu korban sebanyak satu kali. Setelah melakukan penganiyaaan berat, pelaku langsung kabur.

Hasil penangkapan, tim gabungan mengamankan barang bukti hasil kejahatan dari pelaku. Yakni berupa 1 buah senjata tajam jenis badik, 1 bungkus kondom dan 2 unit handphone milik korban. Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lanjutan.(rul/JPC/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA