Cipta Karya Serahkan Kolam Renang

  • 29-04-2018 / 00:14 WIB - Editor: marga
  • Uploader:angga
  • dibaca:671
Cipta Karya Serahkan Kolam Renang BELUM FUNGSI: Kolam renang Stadion Kanjuruhan masih belum difungsikan. Padahal pembangunannya sudah selesai sejak akhir tahun 2017 lalu. (GUEST GESANG/MALANG POST)

KEPANJEN- Pembangunan kolam renang indoor bertaraf international di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, sudah selesai akhir tahun 2017 lalu. Namun sampai empat bulan berlalu, masih belum juga difungsikan. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin akan rusak nganggur.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Malang, Dr Wahyu Hidayat MM, mengakui bahwa kolam renang yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah itu, masih belum beroperasional.

Kendalanya, menurut dia karena masih menunggu penyerahan pengelolaan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang.  “Pembangunan kolam renang sudah selesai akhir tahun lalu. Sekarang masih proses penyerahan ke Dispora,” ungkap Wahyu.

Dikatakannya, proses penyerahan kolam renang harus melalui Bupati Malang, Rendra Kresna. Karena semua pengelolaan barang atau aset, sebelum diserah terimakan ke pihak pengelola harus melalui Bupati Malang.  

“Surat penyerahan sudah kami serahkan ke Bupati Malang pada bulan Februari lalu. Sekarang masih proses administrasi dan pengecekan," ujarnya.  Apakah ada fasilitas tambahan?. Wahyu mengatakan untuk penambahan fasilitas nantinya tergantung pada Dispora sebagai pengelola.

Menurutnya, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, hanya sebagai penerima usulan dan pembangunan.  “Yang pasti ada dua kolam renang yang sudah siap difungsikan. Salah satu kolamnya adalah untuk loncat indah,” tuturnya.

Wahyu menambahkan, setelah proses administrasi penyerahan sudah selesai, harapannya kolam renang tersebut bisa segera difungsikan, karena sangat sayang jika sampai rusak karena tidak difungsikan atau dirawat.

"Selama enam bulan ini, perawatan kolam renang itu masih menjadi tanggungjawab pihak ketiga yakni pemenang lelang. Setelah itu akan menjadi tanggungjawab Dispora untuk merawatnya. Harapan saya, kolam renang itu bisa menjadi pendukung sarana olahraga," urainya.

Ditambahkannya, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya, pada tahun ini, akan membangun sebuah musala di sebelah barat luar Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Musala ini, untuk menjawab permintaan masyarakat yang menginginkan ada tempat ibadah di sekitar Stadion Kanjuruhan.

Keberadaan musala di dalam Stadion Kanjuruhan kondisinya sudah tidak menampung.  “Pembangunan Musala kami lakukan tahun ini dengan anggaran sekitar Rp 800 juta. Semoga saja proses pembangunannya bisa cepat selesai,” tutupnya. (agp/mar)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA