Pentingnya Perumusan Kebijakan Berbasis Penelitian

Pentingnya Perumusan Kebijakan Berbasis Penelitian Rachma Putri Kasimbara, M.Pd, Mahasiswa Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang

Dalam kancah politik, kita sudah terbiasa menyaksikan ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Ketidakpuasan tersebut dituangkan dalam orasi-orasi, demonstrasi, maupun protes-protes di media cetak maupun media elektronik. Tidak hanya menyaksikan hal itu, terkadang kita juga sangat terusik dan tidak nyaman terhadap kebijakan-kebijakan yang menurut kita sangat bertentangan dengan keadilan dan sangat tidak pro-rakyat.

A. Kebijakan dan Penelitian

Di dalam benak kita pastinya terbesit suatu pertanyaan, apakah pengertian kebijakan? Menurut  Lasswell (1970) kebijakan adalah suatu program pencapaian tujuan, nilai-nilai dan praktik-praktik yang terarah (a projected program of goals values and practices). Menurut Dye (1971) kebijakan politik adalah pilihan pemerintah, dalam melakukan sesuatu ataupun tidak melakukan. Hal ini didukung pula oleh pernyataan Anderson (1979) yaitu kebijakan publik adalah rangkaian tindakan yang memiliki tujuan yang diikuti dan dilaksanakan oleh individu atau kelompok demi memecahkan suatu persoalan. Menurut Carl Friedrich, kebijakan merupakan suatu perbuatan yang mengarah pada tujuan di lingkungan tertentu dengan hambatan-hambatan tertentu sambil mencari peluang untuk mencapai tujuan dan mewujudkan sasaran yang diinginkan.

Berdasarkan pengertian diatas maka kebijakan publik yang harusnya berpihak kepada masyarakat merupakan tindakan yang diterapkan dan dilaksanakan atau tidak dilaksanakan oleh pemerintah yang bertujuan dan berorientasi pada tujuan demi kepentingan masyarakat. Demikian dalam perkembangan kebijakan akan membutuhkan mitra yang berasal dari perguruan tinggi dan lembaga kajian.

Hasil kajian dan penelitian yang mendalam bisa menjadi pendukung pengambilan kebijakan yang berkualitas. Penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah dalam memperoleh data dengan tujuan dan manfaat tertentu. Artinya kegiatan penelitian didasarkan ciri-ciri keilmuan yaitu rasional, empiris dan sistematis. Menurut Hill Way, penelitian adalah suatu metode pembelajaran yang bersifat hati-hati dan mendalam berdasarkan fakta yang dipercaya pada suatu masalah yang memecahkan masalah tersebut. Kemudian menurut Winarno Surachmad, penelitian adalah suatu kegiatan ilmiah pengumpulan pengetahuan baru yang berasal dari sumber primer yang bertujuan menemukan prinsip-prinsip umum serta ramalan umum di luar sampel yang diteliti. Soetrisno Hadi menyatakan, penelitian adalah usaha dalam menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan, usaha yang dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah. Data yang didapat melalui penelitian memiliki kriteria tertentu yaitu valid. Valid menunjukkan ketepatan antara data yang sebenarnya pada obyek dengan data yang dikumpulkan peneliti.

B. Pengambilan Kebijakan

Mengingat pentingnya kebijakan publik yang diputuskan oleh pemerintah

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA