Gonzales Bawa PSS Sleman Hadapi Singo Edan Musim Depan

  • 29-11-2018 / 08:16 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Gonzales Bawa PSS Sleman Hadapi Singo Edan Musim Depan Christian Gonzales jadi pahlawan kemenangan PSS Sleman atas Kalteng Putra.

SLEMAN - PSS Sleman dan Semen Padang FC berhasil memastikan promosi ke Liga 1 2019. Ini menyusul kemenangan dua tim itu di semifinal leg kedua Liga 2 2018, Rabu (28/11) kemarin.  Secara terpisah, ada dua pertandingan di dua tempat berbeda. 
Laga di Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang mengalahkan Persita dengan skor 3-1. Di semifinal leg pertama sebelumnya Semen Padang kalah dari Persita dengan skor 0-1. Dengan begitu secara agregat Semen Padang menang dengan skor 3-2.
Sedangkan PSS berhasil mengalahkan Kalteng Putra dalam pertandingan di Stadion Maguwoharjo. Kemenangan meyakinkan dihasilkan PSS atas Kalteng Putra dengan skor 2-0. PSS pun unggul agregat 2-0 karena di leg pertama bermain imbang 0-0 di kandang Kalteng Putra. 
Dua gol PSS dalam pertandingan kemarin sore diborong Cristian Gonzales. Mantan striker Arema itu memastikan PSS Sleman bakal menjadi lawan tim Singo Edan Arema di kompetisi Liga 1 musim depan. Meski status Gonzales juga belum bisa dipastikan tetap bertahan di PSS. 
Menyusul kemenangan ini PSS dan Semen Padang berhak mendapatkan tiket otomatis promosi ke Liga 1 2019. Sedangkan Persita dan Kalteng Putra akan berebut satu tiket terakhir untuk promosi lewat perebutan peringkat ketiga Liga 2 2018.
Pertandingan perebutan peringkat ketiga yang melibatkan Persita vs Kalteng Putra dan final antara PSS vs Semen Padang, akan diselenggarakan di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Minggu (2/11) ini.  Gonzales bakal kembali jadi tumpuan lini depan PSS Sleman.
"Atas kuasa dari Tuhan, kami bisa lolos promosi. Terima kasih kepada suporter PSS, tim pelatih, pemain, dan teman-teman yang di luar tim," ungkap Seto Nurdiyantoro, Pelatih PSS selesai pertandingan mengaku lega bisa membawa timnya promosi. 
Pasalnya ini adalah impian sejak lama PSS yang terakhir kali beredar di kompetisi kasta tertinggi pada 2007 saat masih bernama Divisi Utama. Dari teknis pertandingan, Seto yang sekarang masih dalam proses mengikuti kursus lisensi pelatih AFC Pro ini mengungkapkan kalau berlangsung ketat. 
Kalteng Putra sebagai tim tamu menerapkan permainan yang bagus. "Pertandingan ketat, penuh emosi dan Kalteng Putra tampil tanpa beban. Saya beri apresiasi buat pemain, kerja keras yang luar biasa," tutur Seto Nurdiyantoro. (lig/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA