Milan Berakhir Sebelum Laga Terakhir, Manajemen Arema Tambah Asisten Pelatih

  • 30-11-2018 / 05:05 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Milan Berakhir Sebelum Laga Terakhir, Manajemen Arema Tambah Asisten Pelatih Kontrak Milan berakhir sebelum Arema lawan Sriwijaya FC. (Insert) Andik Robot bersama Hendro disebut-sebut sebagai asisten pelatih yang baru.

MALANG - Arema FC masih belum membeber apakah sosok Milan Petrovic bakal dipertahankan atau tidak untuk kompetisi Liga 1 musim depan. Sang pelatih, masih memiliki kontrak hingga 5 Desember 2018 mendatang serta berkomitmen untuk menjadi bagian tim sampai pertandingan terakhir melawan Sriwijaya FC. 
Namun, sosok asisten pelatih yang kabarnya bakal lebih dulu dipilih Arema, mengerucut pada dua nama dengan inisial 'robot'. "Mungkin sebelum memastikan sosok pelatih untuk musim depan, kami akan menambah satu asisten," ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo beberapa hari lalu.
Ia mengatakan, untuk pelatih kepala, saat ini belum dibicarakan lebih lanjut. Sebab, masih ada dua laga terakhir yang harus dilakoni Arema. "Kalau kontraknya, untuk pelatih kepala, pelatih kiper dan juga Dule (pelatih fisik di putaran pertama), berakhir antara 4 dan 5 Desember. Bicaranya mungkin baru sebatas kontrak akan berakhir sebelum pertandingan terakhir," ungkapnya.
Menurut dia, pelatih menyatakan siap bergabung sampai pertandingan terakhir. Baru setelah itu, keputusan apakah tetap bertahan atau tidak bakal diumumkan kepada publik. 
Ruddy justru mengisyaratkan bakal ada penambahan asisten pelatih. Penambahan itu, malah bakal terjadi sebelum memutuskan siapa pelatih kepala untuk musim depan. 
"Mungkin, sebelum memastikan sosok pelatih untuk musim depan, kami akan menambah satu asisten," sebut dia. Ruddy belum membeber  siapa sosok yang akan melengkapi tim kepelatihan Arema pada musim depan. Manajer berusia 47 tahun tersebut hanya memastikan sosok asisten pelatih ini merupakan mantan penggawa Arema.
"Selama saya manajer di sini, asisten akan selalu saya ambil dari keluarga besar Arema sendiri. Saya bisa memastikan bahwa ia merupakan mantan pemain Arema," ungkapnya. Ada maksud dari sistem yang dipilihnya tersebut. Asisten pelatih dari mantan pemain Arema, demi menjaga jati diri klub. 
Manajemen ingin roh atau ciri khas dari permainan Arema terjaga, sekalipun nanti pelatihnya bukan dari Malang atau belum paham mengenai Arema  "Bisa jadi pelatih kepala dari luar, bisa luar negeri atau luar Arema. Asisten pelatih asli Arema ini diharapkan bakal menjaga agar roh Arema tidak hilang. Apa roh Arema? Kekompakan. Ini yang sudah ditunjukkan para asisten Arema selama ini," tambah Ruddy. 
Selain dari sisi nonteknis, ada alasan lain di balik pemilihan mantan pemain Arema sebagai asisten pelatih di klub tersebut. Menurut Ruddy, permainan

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA