Satreskrim Polres Malang Top Markotop. Sukses Tangkap 'Pembantai' Juari Turen

  • 01-12-2018 / 07:11 WIB - Editor: marga
  • Uploader:marga
Satreskrim Polres Malang Top Markotop. Sukses Tangkap 'Pembantai'  Juari Turen DIGIRING: Inilah beberapa orang warga Desa Tumpukrenteng, Turen yang diamankan terkait pembunuhan terhadap Juari.

MALANG- Hebat! Kerja keras jajaran Satreskrim Polres Malang untuk mengungkap kasus 'pembantaian' terhadap Juari, 41, warga Desa Tumpukrenteng, Turen membuahkan hasil. Sabtu (1/12) dini hari, mereka berhasil mengamankan 18 orang warga yang tinggal satu desa dengan korban.

Tapi, 18 orang itu tidak semuanya tersangka. Ada yang saksi. Penangkapan itu melibatkan tim ospnal Jatanras Satreskrim Polres Malang yang bertugas di wilayah lain. Proses penggerebekan itu cukup dramatis. Banyak yang memilih kabur dari sergapan polisi yang datang tiba-tiba. 

Sumber Malang Post (induk malangpostonline.com) di Polres Malang, ke-18 orang warga Desa Tumpukrenteng, Turen itu dibawa ke Mapolres Malang untuk menjalani pemeriksaan. "Motifnya sementara karena geregetan dengan korban," kata sumber terpercaya tersebut.

Diberitakan sebelumnya, lima hari lalu, Jamiatul Masamah, hanya bisa menangis dan berteriak histeris, ketika melihat Juari, suaminya dikeroyok beberapa orang tak dikenal. Begitu juga dengan Farida, 39, adik kandung Juari.

Tubuh mereka gemetaran, ketika menyaksikan tubuh Juari dihujani pukulan secara membabi buta di ruang tengah rumah Farida, di Desa Tumpukrenteng, Turen. Keduanya langsung lemas ketika sesaat kemudian mengetahui Juari meregang nyawa di jalan kampung.

Pria yang 40 hari lalu baru ke­luar dari penjara ini, tewas dengan sejumlah luka robek di tubuhnya. Terutama bagian kepala. Sedangkan punggungnya robek besar. Menurut beberapa warga, korban diduga tidak hanya dipukul, namun juga disabet senjata tajam. (mar)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA