Fokus Harga Pangan, Antisipasi Kemacetan Liburan

  • 03-12-2018 / 22:53 WIB - Editor: Abdul halim
  • Uploader:abdi
Fokus Harga Pangan, Antisipasi Kemacetan Liburan PERSIAPAN PENGAMANAN: Kapolres Malang bersama pimpinan stakeholder saat rapat koordinasi kesiapan Operasi Lilin Semeru 2018. (AGUNG PRIYO/MALANG POST)

Koordinasi Persiapan Operasi Lilin Semeru 2018

MALANG - Menjelang Natal dan pergantian Tahun Baru, Polres Malang mulai mempersiapkan kegiatan Operasi Lilin Semeru 2018. Kemarin, Polres mengumpulkan seluruh stakeholder di Kabupaten Malang untuk membahas kesiapan pengamanan di Gedung Sanika Satyawada Polres Malang.

Ada lima poin penting yang ditekankan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, pada kegiatan Operasi Lilin Semeru 2018 nanti. Pertama adalah terkait kestabilan harga pangan. Mengingat setiap menjelang Natal dan Tahun Baru, permintaan meningkat sehingga suplai barang harus mencukupi.

Jangan sampai ada permainan kartel atau pedagang nakal, yang menaikkan harga barang seenaknya. "Karenanya agar permainan kartel ini tidak terjadi, nanti kami akan mengaktifkan lagi Satgas Pangan, yang sebelumnya sudah terbentuk," ungkapnya.

Tugas Satgas Pangan ini, lanjutnya, untuk memantau dan memonitor harga pangan. Ketika ada kenaikan harga 10 persen saja, maka akan menjadi alarm bagi tim Satgas Pangan untuk turun ke lapangan. Apakah kenaikannya karena suplai barang yang kurang, ataukah masalah gagal panen.  "Ketika kenaikannya karena permainan kartel, maka Satreskrim yang akan turun melakukan penindakan," jelas Ujung.

Poin kedua, terkait dengan pengamanan Gereja. Semua Gereja di Kabupaten Malang, akan dalam penjagaan dengan melibatkan organisasi Islam. Sehingga masyarakat yang melakukan ibadah Misa bisa dengan nyaman dan aman.

"Sekarang kami masih berkoordinasi dengan Dewan Gereja, untuk mendata Gereja. Setiap tempat nantinya akan kami lakukan pengamanan serta sterilisasi sebelum dilakukan kegiatan," terangnya.

Ketiga adalah antisipasi kemacetan. Sebab pada saat liburan Natal dan Tahun Baru, masyarakat akan menghabiskan waktunya berlibur ke beberapa tempat wisata di Kabupaten Malang. Beberapa objek wisata yang ramai didatangi warga, akan dilakukan pengamanan.

Keempat meminta untuk menjaga toleransi umat beragama. Yakni dengan mengharapkan tidak ada sweping di luar kewenangan polisi. "Biarkan kami (Polisi, red) yang bekerja. Dan kami nanti akan membuat kesepakatan dengan pengelola hiburan, untuk menambah pengamanan," urainya.

Poin terakhir, adalah mengantisipasi bencana alam. Karenanya pihaknya meminta petugas PMK, BPBD, Polisi dan TNI untuk selalu siap. Ketika terjadi bencana diharapkan bisa siap sewaktu-waktu untuk membantu proses evakuasi. (agp/lim)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA