Fokus Target 50 Poin, Arema FC Tak Peduli Isu Match Fixing

  • 06-12-2018 / 04:38 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Fokus Target 50 Poin, Arema FC Tak Peduli Isu Match Fixing Pemain Arema diminta fokus raih kemenangan lawan Sriwijaya FC.


MALANG - Arema FC tidak mau terganggu dengan isu match fixing atau suap yang menggelinding jelang pekan terakhir Liga 1. Tim Sriwijaya FC yang akan dilawan Singo Edan tetap akan jadi bidikan poin penuh Arema. Sekalipun, ada lima tim yang akan saling bergantung pada tim lain demi bebas dari degradasi.
Jelang pekan 34, lima tim dalam ancaman turun kasta. Tidak hanya Sriwijaya FC yang harus menjalani laga hidup mati di kandang Arema. Sebab, tiga tim lain juga memiliki poin 39 dan memiliki peluang sama besar untuk lolos degradasi atau sebaliknya turun kasta. Tim itu yakni Mitra Kukar, Perseru Serui dan terakhir PS Tira yang secara mengejutkan menumbangkan PSMS Medan di laga tunda yang berlangsung Rabu (5/12) malam.
Praktis, lima tim ini tidak bisa berjuang sendiri. Mereka butuh bantuan, seperti Arema yang dinilai paling tidak berkepentingan di akhir kompetisi. Sebab, lawan PSMS adalah PSM Makassar dan musuh dari Mitra Kukar adalah Persija. PSM dan Persija kini juga bersaing untuk berebut juara. 
Striker Arema, Rivaldy Bawuo mengatakan, timnya tidak terganggu dengan isu yang beredar beberapa hari terakhir. Termasuk pengakuan Kapten Sriwijaya FC, Yu Hyun Koo yang mengakui diminta bantuan di laga terakhir. "Kami sama sekali tidak pedulikan isu tersebut. Yang jelas, namanya lawan kami harus dibunuh (dikalahkan, Red)," terang Rivaldy.
Ia mengatakan, tim Arema memiliki dasar atau keinginan yang lebih kuat di akhir musim ketimbang terpengaruh isu pengaturan skor atau membantu tim lain. "Bagi kami, mengakhiri kompetisi dengan kemenangan itu sangat manis. Ini akan membawa nama baik Arema," terang dia. 
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo menegaskan timnya tidak mau memikirkan upaya suap calon lawannya. Ia mengedepankan kemenangan di laga pamungkas dan hal itu akan terwujud dengan persiapan yang maksimal. 
"Kami ingin memungkasi kompetisi musim ini dengan kemenangan. Ini adalah masalah harga diri. Terlebih lagi, ini pertandingan kandang kami. Kami ingin mengulang hasil positif, seperti ketika bisa menang 3-0 di kandang Sriwijaya, pada pertemuan pertama lalu," tuturnya.
Sedangkan Pelatih Arema FC, Milan Petrovic, menolak bila timnya dianggap tersangkut dalam isu suap.  Pelatih berdarah Serbia ini pun menegaskan tekadnya untuk bisa meraih kemenangan dengan cara jujur pada laga lawan Sriwijaya.
"Kami

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA