Perluas Pasar Produk UMKM

  • 06-12-2018 / 23:58 WIB - Editor: vandri battu
  • Uploader:abdi
Perluas Pasar Produk UMKM

99 Hari Wali Kota Malang

MALANG-Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji membuktikan diri sebagai pemimpin yang peduli UMKM. Terbaru ia menyatakan komitmen tingkatkan jangkauan pasar produk-produk usaha kecil milik warga Kota Malang.

Sutiaji mengatakan, produk UMKM sebenarnya memiliki potensi dan daya jual yang bagus. Namun perlu difasilitasi perluasan jangkauan pasar. Sehingga tingkat penjualan kian lebih baik dari tahun ke tahun.

Salah satu terobosan yang disiapkan Sutiaji yakni melalui komitmen hubungan dagang bersifat bilateral. Ide ini dikembangkan mengingat program pemerintah pusat di tahun mendatang sudah mengarah pada perdagangan lintas negara. Apalagi belum lama ini pemerintah pusat gencarkan peningkatan hubungan dagang dengan Palestina yang dinamakan ‘Zero Tarif untuk Palestina’.

Kebijakan Zero Tarif untuk Palestina dikatakan Sutiaji bisa menjadi peluang pasar produk Kota Malang. Apalagi merupakan instruksi kerjasama perdagangan tanpa perjanjian bersyarat, seperti zero tarif. Yakni tidak ada batasan dalam jumlah produk Palestina yang masuk ke Indonesia. Karena Indonesia memberikan prioritas untuk rakyat Palestina. Maka hal peduli Palestina, bukan sekadar demo saja. Dimana pada akhirnya Palestina memberikan kemudahan arus barang produk Indonesia.

“Nanti kita akan lakukan mapping dan identifikasi dengan melibatkan para pelaku usaha di Malang untuk dapat mendukung kebijakan pemerintah tersebut,” papar orang nomor satu di Pemkot Malang ini.

Menurut Sutiaji banyak produk-produk UMKM asal Kota Malang yang bisa dijajaki untuk dipasarkan di Palestina. Meski begitu, hal ini diakui sebagai kebijakan khusus yang tentunya dapat berjalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan maupun Kementerian Luar Negeri.

Lebih lanjut dia mengatakan, produk-produk UMKM Kota Malang akan diarahkan pula untuk tidak profit oriented. Artinya produk dagang yang dikirim ke Palestina tidak menetapkan harga yang lebih mahal.

“Ini peluang juga untuk pasar kita agar tidak melulu profit oriented. Kita harus mengangkat derajat kemanusiaan,” jelas Sutiaji.

Mantan Wawali Kota Malang ini menambahkan, produk-produk UMKM Kota Malang yang akan diangkat dan dimungkinkan untuk diterbangkan  ke Palestina terdiri dari berbagai jenis.  Di antaranya produk fashion, kria, hingga makanan. Seperti Batik Malangan, kripik tempe Kota Malang dan juga produk tas ataupun cinderamata. Hal ini tidak hanya akan mengenalkan produk UMKM Kota Maang di negara lain akan tetapi juga menunjukkan potensi wisata Kota Malang kepada belahan dunia lain.

“Tentu produk UMKM kita tidak kalah saing dengan yang lain.

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA