Modal Dasar Jakpro Jadi Rp 30 Triliun, Uchok Sky: DPRD Nggak Teliti

  • 08-12-2018 / 09:05 WIB - Editor: buari
  • Uploader:buari
Modal Dasar Jakpro Jadi Rp 30 Triliun, Uchok Sky: DPRD Nggak Teliti PT Jakpro dapat tambahan modal dasar jadi Rp 30 triliun (Istimewa)

JAKARTA - Penambahan modal dasar PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menjadi Rp 30 triliun membuat banyak pihak takjub, sebab nominalnya dinilai sangat fantastis. Bahkan, ada beberapa kejanggalan terkait belum selesainya pertanggungjawaban dana endapan pada beberapa BUMD DKI.

Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi, mengatakan seharusnya dana endapan diselesaikan terlebih dahulu oleh BUMD. Sebelum DPRD DKI Jakarta menyetujui penambahan modal dasar BUMD.

"Itu harus dipertanggungjawabkan harusnya. Saya yakin uang ini mubazir di tangan BUMD, dugaan saya bisa banyak penyimpangan nanti karena DPRD nggak teliti, tidak akurat menerima info yang diberikan BUMD DKI," jelasnya kepada JawaPos.com, Jumat (7/12).

Menurutnya, pengelolaan laporan di lingkungan BUMD DKI sangatlah gelap dan tidak transparan. Sehingga ia menyatakan, sudah seharusnya BUMD meniru BUMN yang lebih terbuka dalam memberikan laporan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kalau kami ke BUMN ada transparansi, BUMD DKI tidak ada transparansi dan akuntabilitas. Harusnya didorong DPRD DKI dulu baru dikasih duit. Ini masih gelap, duit asal setujui," ungkapnya.

Dengan adanya penambahan modal dasar ini, menurut Uchok seharusnya sudah tidak ada lagi pekerjaan yang molor dan tidak selesai pada tahun-tahun berikutnya. Sebab, kalau tidak semua hanya ajang mencari uang saja.

"BUMD DKI dikasih berapa juga nggak akan cepat gerak itu logikanya salah. Harusnya kalau mau menambah anggaran, DPRD itu minta audit, terus penjelasan pemanfaatan dana itu untuk apa," tegasnya.(rgm/JPC/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA

CATATAN

MIMBAR JUMAT