Dua Biro Dilebur, Pemprov Jatim Bikin Biro PBJ

  • 13-12-2018 / 17:35 WIB - Editor: Hary Santoso
  • Uploader:HAS
Dua Biro Dilebur, Pemprov Jatim Bikin Biro PBJ KERJA KERAS: Nurcholis kini tengah menyusun analisis jabatan terkait rencana peleburan dua biro di Pemprov Jatim. (HARY SANTOSO/MPonline)

SURABAYA – Pemprov Jatim akan membentuk satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, tahun 2019 nanti. Namanya Biro Pengadaan Barang/Jasa (Biro PBJ).

‘’Biro itu sudah menjadi kebutuhan. Apalagi untuk provinsi setingkat Jawa Timur,’’ kata Nurcholis, Kepala Biro Organisasi Pemprov Jatim di kantornya, Kamis siang.

Disebutkan dia, pembentukan Biro PBJ tidak sekedar membentuk begitu saja. Sebaliknya, sesuai dengan Peraturan Mendagri Nomor 112 Tahun 2018. Tentang Pembentukan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemprov dan Kabupaten/Kota.

Alasan lainnya, lanjut mantan Sekretaris Badan Penanaan Modal (BPM) Jatim ini, adalah faktor kebutuhan. Saat ini, proyek pengadaan barang dan jasa di Jatim nilainya mencapai Rp 15 triliun per tahun.

‘’Jika Biro PBJ ada maka proses pengadaan barang dan jasa menjadi lebih bagus. Kenapa? Karena ditangani secara profesional oleh sebuah biro. Dan SDM didalamnya juga spesialis di bidangnya,’’ ungkapnya.

Ditambahkan dia, pembentukan Biro PBJ akan memakan ‘korban’. Artinya, ada satu biro yang harus dilebur dengan biro lainnya. Karena jumlah biro di Pemprov Jatim sudah sesuai aturan Mendagri.

‘’Sekarang tengah kita susun. Biro mana saja yang memungkinkan untuk disatukan. Kemudian Biro PBJ bisa segera dioperasionalkan,’’ kata Cholis, sembari menyembunyikan nama biro-biro yang bisa dilebur menjadi satu.

‘’Sensitif pak. Sangat sensitif. Makanya tidak akan saya sebutkan biro mana yang akan digabung. Karena menyangkut jabatan seseorang,’’ pungkas mantan Ketua Penggemar Ikan Hias dan Koi Jatim ini. (has)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA

CATATAN

MIMBAR JUMAT