OMG, Masih Ada Komputer Logout Sendiri

  • 26-04-2018 / 20:23 WIB - Editor: Dewi Yuhana
  • Uploader:slatem
OMG, Masih Ada Komputer Logout Sendiri Peserta UNBK di MTsN Malang 1 mengerjakan soal ujian di depan komputernya. (M. FIRMAN/MALANG POST)

MALANG – Komputer client logout masih mewarnai pelaksanaan UNBK hari ketiga, Rabu (25/4)  . Kondisi ini terjadi di setiap ruangan, meskipun hanya satu atau dua siswa yang mengalaminya. Ini dialami siswa saat mengerjakan ujian Bahasa Inggris di SMPN 2 Malang.

Peserta UNBK SMPN 2 Malang sesi kedua, Lailatul Fitri Lutfi mengaku sempat mengalami komputer logout sendiri, kadang ngelag, dan juga servernya putus sendiri.

“Kemudian saya merasa waktunya kurang sendiri, maksudnya ketika komputer yang saya gunakan logout sendiri waktunya masih tetap jalan jadi begitu saya login waktunya sudah berkurang banyak,” ujar Lailatul.
Ia sempat panik serta khawatir tidak bisa mengerjakan semua soal tepat waktu. Sebab, meskipun nilai UNBK bukan penentu utama kelulusan, namun hasilnya dibutuhkan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya.

“Namun proktor kami sangat sigap menghadapi kepanikan saya dan meyakinkan bahwa waktunya masih sangat cukup untuk mengerjakan soal-soal selanjutnya,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dari segi soal dirasa lebihh mudah dibandingkan beberapa tryout yang pernah diikuti, hanya saja ada beberapa jawaban membuatnya bingung lantaran memiliki artian yang sama namun bisa jadi maknanya berbeda.

“Jawabannya itu seperti menjebak, sehingga saat menjawabnya kami harus jeli dan teliti supaya jawabanya lebih tepat,” papar Lailatul.

Menurut Teknisi SMPN 2 Malang, Ronny Afrian, S.Kom, kondisi ini terjadi karena siswa masih suka gerak-gerak saat mengerjakan soal. Sehingga kabel LAN terutama yang memakai laptop tersenggol dan menyebabkan jaringan mati, jadinya komputer client sering logout.

“Tinggal restart di servernya itu, bukan masalah yang berarti menurut kami. Tidak seperti saat pelaksanaan UNBK hari pertama  ,” ujar Ronny.

Jumlah peserta UNBK sebanyak 307 siswa dari SMPN 2 Malang dan 70 dari SMPN Terbuka 1 dengan pembagian ujian menjadi tiga sesi. Ada lima ruang yang digunakan dengan total ketersediaan perangkat sebanyak 113 unit komputer dan 30 unit laptop. Masing-masing ruang berisi sekitar 22 sampai 29 peserta setiap sesinya.

“Dari lima ruang yang ada itu, rata-rata komputer yang logout sendiri sekitar dua sampai tiga orang. Namun proktor sudah mampu mengatasi, mungkin sekitar 2-3 menit sudah bisa lancar lagi. jadi teknisi tidak perlu turun langsung menanganinya,” papar Ronny.

Sementara itu, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang SMP di Kota Batu, nyaris tidak ada kendala berarti. Sekolah di Batu berharap tahun depan bisa UNBK mandiri.

Saat

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA