Ceramahnya Soal Ujaran Kebencian Viral, Ulama Asal Pasuruan Resmi Dipolisikan

  • 05-01-2019 / 13:49 WIB - Editor: buari
  • Uploader:irawan
Ceramahnya Soal Ujaran Kebencian Viral, Ulama Asal Pasuruan Resmi Dipolisikan Pengurus GP Ansor dan Banser Kabupaten Malang, ketika melaporkan dugaan ujaran kebencian ke Polres Malang. (Agung Priyo/MP Online)

MALANG - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Malang, melaporkan seorang ulama asal Sukorejo, Pasuruan, ke Polres Malang siang ini. Tuduhannya adalah penghinaan dan ujaran kebencian.

"Kedatangan kami ke Polres Malang ini, untuk melaporkan Ustad (Kiai) Sa'dullah yang dalam ceramahnya ada ujaran kebencian terhadap institusi NU dan Ansor," ungkap Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Khusnul Hakim Sadad.

Menurutnya, dalam ceramahnya saat peringatan haul salah satu tokoh masyarakat di Dusun Baran, Desa Kidal, Tumpang, pada 30 September 2018 lalu, Kiai Sa'dullah menyebut bahwa Banser dan Cawapres KH Ma'ruf Amin, adalah PKI dan sebagainya. Bukti video berdurasi sekitar dua menit yang viral tersebut, ikut dilampirkan dalam laporannya.

"Kami berharap penegakan hukum segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Karena ini menyangkut institusi kami di Ansor dan NU. Selain video, juga ada saksi yang saat itu di lokasi," ujarnya.

Ia mengatakan laporan polisi baru dibuat siang ini, karena video yang viral tersebut baru diketahui dua hari lalu. Kemudian bersama-sama dengan elemen lainnya, termasuk pendukung KH Ma'ruf Amin yang tidak terima, akhirnya disepakati untuk membuat laporan polisi.

"Kami menganggap video tersebut sangat menghina dan menciderai institusi. Apalagi sebelumnya kami juga sudah berkoordinasi dengan pengurus Ansor dan Banser Pasuruan. Namun lantaran lokasi ceramahnya di Kabupaten Malang, akhirnya dari kami yang melaporkan ke polisi," terangnya.(agp)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA

CATATAN

MIMBAR JUMAT