SMA Islam Sabilillah Boarding Malang School, Harta Berharga adalah Anak Beriman, berakhlak dan beril

  • 09-01-2019 / 08:45 WIB - Editor: rosida
  • Uploader:irawan
SMA Islam Sabilillah Boarding Malang School, Harta Berharga adalah Anak Beriman, berakhlak dan beril PIMPINAN : Kepala SMA Islam Sabilillah, Luqman, M.Pd

WAKTU belajar di sekolah telah usai, dengan langkah riang, siswa SMA Islam Sabilillah melangkahkan kaki bersama-sama ke dalam ma’had. Tempat mereka tinggal selama tiga tahun bersekolah di sana. Sejak tahun ajaran 2018-2019, SMA Islam Sabilillah telah menjadi sekolah berbasis Boarding School. Dimana sistem pembelajaran di sekolah kini telah menyatu dengan program ma’had. Secara otomatis, siswa yang masuk SMAI Sabilillah menjadi santri di ma’had.

Kepala SMA Islam Sabilillah Luqman, M.Pd kepada Malang Post menuturkan, tekad untuk menerapkan sistem boarding school di SMA Islam Sabilillah tak lepas dari perhatian guru dan tim pengembang LPI Sabilillah yang memandang keimanan, akhlak dan keilmuan anak begitu berharga.

“Orang tua mana yang tidak bangga memiliki anak yang  istiqomah jamaah di masjid sementara kebanyakan yang lain lalai akan shalatnya. Orang tua mana yang tidak sejuk hatinya saat sang anak tekun dengan bacaan alquran dikala cafe dan tempat hiburan ramai dengan pengunjung. Dan orang tua mana yang tidak menjadi mulia saat sang buah hati bermunajat di tengah malam disaat yang lain terlelap tidur,” ujar Luqman.

“Inilah yang kita harapkan melalui sistem pedidikan yang berbasis pesantren dan karakter,” sambungnya.

Menurutnya, di era milenial seperti saat ini tidak ada tawaran lain selain pedidikan yang berarah penguatan nilai-nilai tersebut. 

Lebih jauh Luqman menjelaskan, konsep Boarding School merupakan pendidikan berbasis pesantren. Konsep ini diangkat LPI Sabilillah dengan berbagai pertimbangan. Alasan paling mendasar yaitu akhlakul karimah.

“Kami mendahulukan akhlak sebelum ilmu. Akhlak sebagai wadah ilmu akan mempermudah proses pendidikan. Ini prinsip para ulama yang diterapkan sejak dulu ,” ucapnya.

Ma’had SMA Islam Sabilillah berstandar modern dan  berkemajuan. Kapasitas kamar dibatasi enam santri saja dengan fasilitas yang memadai. Menu makannya pun diatur oleh ahli gizi. Sehingga dari segi kesehatan bisa terjamin.

“Kami selalu mengimbau untuk tidak takut pada aturan. Di ma’had sudah kita siapkan program yang menyenangkan. Tidak ada tekanan berat bagi santri meskipun konsep yang kita jalankan pesantren berbasis karakter,” kata dia.

Luqman menjelaskan boarding school diterapkan sebagai penguatan dari sistem pendidikan berkelanjutan yang dilaksanakan oleh Sabilillah. Artinya pendidikan yang diberikan kepada siswa sejak TK Islam Sabilillah dapat berlanjut ke SD, SMP hingga SMA Sabilillah.

“Kami menginginkan anak-anak kami di Sabilillah mendapatkan pendidikan yang berkelanjutan. Baik ngajinya, akhlaknya atau ibadah lainnya, tidak

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA

CATATAN

MIMBAR JUMAT