Ingat !! Kuota SNMPTN 2019 hanya 20 Persen. Ini yang harus diketahui

  • 10-01-2019 / 16:10 WIB - Editor: buari
  • Uploader:irawan
Ingat !! Kuota SNMPTN 2019 hanya 20 Persen. Ini yang harus diketahui Foto: Imam Wahyudi/MP Online

MALANG - Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 4 sampai 14 Februari mendatang. Saat ini masih proses pengisian dan verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) hingga 25 Januari 2019. 

Tahun ini kuota mahasiswa baru dari jalur SNMPTN menurun. Dari minimum 30 persen tahun lalu menjadi minimum 20 persen saja. Hal ini patut menjadi perhatian masyarakat bahwa persaingan jalur SNMPTN tahun ini samakin ketat. 

Universitas Negeri Malang (UM) mengikuti aturan pemerintah. Kuota SNMPTN tahun ini hanya menyediakan 20 persen saja dari total PMB. "20 persen SNMPTN, 30 persen SBMPTN dan 30 persen mandiri," papar Wakil Rektor 1 UM, Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si kepada Malang Post. 

Ada beberapa perubahan dalam sistem pelaksanaan seleksi masuk PTN tahun ini. Khususnya jalur SNMPTN. Menurut ketentuan yang ditetapkan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), yang tahun sebelumnya bernama Panitia Pusat 

Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi (Panpus SNPMB PTN), bahwa pelaksanaan SNMPTN diseleksi berdasarkan nilai akademik saja atau nilai akademik dan prestasi lainnya. "Prestasi lainnya ini seperti prestasi akademik dengan menampilkan portofolio," ujar Eko.

Ia juga mejelaskan bahwa dalam SNMPTN tahun ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Baik oleh sekolah maupun siswa atau peserta. 

Persyaratan sekolah antara lain telah memiliki NPSN. Bagi sekolah dengan akreditasi A mendapat kuota 40 persen dari jumlah siswa. Akreditasi B, 25 persen dan akreditasi C hanya 5 persen. "Sekolah juga harus mengisi pangkalan data sekolah dan siswa agar bisa diverifikasi oleh LTMPT," ungkapnya. 

Ia menambahkan, data siswa di PDSS akan menjadi syarat bagi siswa itu sendiri sebagai peserta SNMPTN, selain yang bersangkutan juga telah memiliki NISN. "Bagi siswa yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio," tambahnya. 

Selain itu, aturan SNMPTN tahun ini peserta hanya memperbolehkan memilih dua program studi saja dari satu PTN atau dua PTN. "Ini satu perubahan lain, karena tahun sebelumnya masih bisa 3 prodi yang dipilih," ujar Eko. 

Untuk pemilihan prodi, Ia menghimbau agar calon peserta memilih prodi sesuai minatnya. "Kami sarankan untuk tidak lintas minat. Karena masing-masing bidang greatnya berbeda. Dan kalau bukan bidangnya juga akan kesulitan saat kuliah nanti," tuturnya. (imm/bua)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA

CATATAN

MIMBAR JUMAT