Jejak kehidupan warga Belanda abad-19 bisa dijumpai di Desa Zaanse Schans

  • 11-01-2019 / 13:31 WIB - Editor: buari
  • Uploader:irawan
Jejak kehidupan warga Belanda abad-19 bisa dijumpai di Desa Zaanse Schans  Museum Klompen (sepatu kayu) di Desa Zaanse Schans pengunjung bisa melihat langsung beragam sepatu terbuat dari kayu dan di pabriknya senduri wisatawan akan mendapat penjelasan proses produksi. (Christyn Carla Lokollo for Malang Post)

MALANG - Berada di Belanda, ada beberapa tempat wisata terjangkau yang patut untuk dikunjungi. Salah satunya Zaanse Schans, desa tradisional tempat para pekerja pada abad-19 silam. Pengunjung bisa menemukan jejak kehidupan warga Belanda tempo dulu dengan melihat langsung kincir angin tradisional yang masih berfungsi dengan normal hingga kini.

Desa unik ini berada di utara Zaandam dan menjadi salah satu temlat wisata paling terkenal di Belanda. Di Zaanse Schans wisatawan akan mendapati pemandangan enam kincir angin tua di dekat sungai Zaan, rumah-rumah tradisional, toko dan beberapa museum.

"Zaanse Schans sangat menarik dan pemandangannya luar biasa, lanscape air lebih dominan,banyak industri. Di sini wisatawan dapat mengunjungi pabrik sepatu, pabrik keju Belanda dan lainnya," ungkap salah satu wisatawan, Christyn Carla Lokollo.

Suasana sedikit otentik tersebut berasal dari bangunan baru yang dibuat menyerupai sebuah desa tradisional Belanda abad-19. Sebagian besar bangunan baru itu berasal dari tempat lain yang dipindahkan ke lokasi ini dan telah mengalami renovasi secara detail sehingga menjadikannya situs bersejarah sangat indah dan memukau.

Berkunjung ke Zaanse Schans hal pertama yang wajib kamu lakukan adalah melihat kincir angin di sepanjang sungai Zaan. Daerah ini merupakan salah satu kawasan industri tertua di dunia pada masa kejayaan abad ke-17 dan ke-18 dengan sekitar 600 kincir angin aktiv. Namun diantara gudang kayu, rumah dan museum hanya ada 6 kincir angin yang masih beroperasi hingga sekarang.

Tak hanya itu, di desa yang tak begitu ramai meskipun saat liburan wisatawan dapat melihat kangsung proses yang ada di dalam pabrik. Untuk tiket masuknya sendiri sekitar 5 euro di stiap kincir angin. Menariknya, di setiap kincir angin pengunjung akan mendapatkan penjelasan mengenai proses produksi. 

Selain itu di tempat ini wisatawan juga daoat mengunjungi Museum Zaans yang buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 17.00. Pengunjung akan disuguhi dengan beranekaragam mulai dsri koleksi lukisan, kostum, furniture serta oameran multimedia. Dengan biaya sekitar 10 euro dan 6 euro untuk usia 4-17 tahun sudah bisa melihat pernak pernik menakjubkan di sini.

"Untuk sampai kesana, Dari Stasiun Pusat Amsterdam bisa naik kereta ke stasiun Koog Zaandijk dengan waktu tempuhnya sekitar 17 menit sekali jalan. Kemudian berjalan keluar sambil mengikuti petunjuk jalan yang

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA

CATATAN

MIMBAR JUMAT