Tiga Bulan Kabur ke Kalimantan, Takut Setelah Tahu Dipolisikan

  • 12-01-2019 / 12:10 WIB - Editor: marga
  • Uploader:slatem
Tiga Bulan Kabur ke Kalimantan, Takut Setelah Tahu Dipolisikan Tersangka Dian Isworo alias Bagong, ketika dimintai keterangan Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani.(Ipunk Purwanto/MP Online)

MALANG - Sebelum ditangkap Unit Reskrim Polsek Gondanglegi, Sabtu (12/1), Dian Isworo alias Bagong, 38, sempat menjadi buronan. Selama tiga bulan lebih, warga Jalan Semeru Selatan, Kelurahan/Kecamatan Dampit ini, kabur untuk menghindari polisi.

Bagong mengaku kabur ke Kalimantan, lantaran takut berurusan dengan polisi. Ia melarikan diri setelah mengetahui kalau dirinya dilaporkan polisi.

"Ada teman yang memberitahu kalau saya dipolisikan, karena masalah sepeda itu. Untuk menghindar akhirnya saya nekat kabur ke Kalimantan," terang tersangka Dian Isworo alias Bagong.

Dikatakannya, dia kabur dengan menggunakan uang hasil penjualan motor. Niatannya untuk merantau dan mencari pekerjaan. Namun karena tidak ada kerjaan, dan bekalnya sudah habis akhirnya ia memutuskan untuk pulang.

"Saya kira kasusnya sudah selesai dan tidak lagi dicari polisi. Namun setelah kembali, ternyata langsung ditangkap," tuturnya.

Sekadar diketahui, Dian Isworo alias Bagong, 38, sejak Sabtu (12/1) harus meringkuk di rutan Mapolsek Gondanglegi. Warga Jalan Semeru Selatan, Kelurahan/Kecamatan Dampit ini, ditangkap karena kasus penggelapan sepeda motor.

Korbannya adalah Firman Fahmi Alami, 26, warga Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Tersangka ditangkap di sekitar jalan raya Pakisaji. Sebelumnya dia sempat buron selama tiga bulan.(agp)

KOMENTAR ANDA

Berita Terkait

BACA JUGA

CATATAN

MIMBAR JUMAT