Grebek Suro Sedekah Bumi Desa Jeru

Meriah, Pawai Budaya Sukses Hibur Warga

  • 18-10-2019 / 15:53 WIB
  • Kategori:Advertorial
Meriah, Pawai Budaya Sukses Hibur Warga

Malangpostonline.com - Upaya melestarikan budaya lokal terus dilakukan Desa Jeru, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Diantarnya menggelar acara ‘Grebek Suro Sedekah Bumi’ Desa Jeru. Rangkaian acara yang dihelat tiap dua tahun ini dimulai, Minggu (13/10) lalu, yaitu pawai budaya.

Pawai rutin suroan ini selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat sekitar Desa jeru.  Lantaran pawai budaya ini menyajikan tontonan yang menarik dan berlangsung meriah. Start dari Stadion Tumpang, finish di pasar baru Desa Jeru, pawai ini sukses menghibur warga Desa Jeru dan sekitarnya. 

Pawal dimulai  pukul 15.30 WIB,  dibuka dengan tarian  cerita Banyuwangi yang diperankan oleh nurid dari SDN Jeru 1 Tumpang. Penampilan murid-murid SD  ini pun berhasil memukau perhatian Kepala Desa dan para tamu undangan  yang hadir, memberi tepuk tangan cukup meriah.

Acara dilanjutkan dengan pawai  budaya dengan  mengenakan pakaian adat Jawa Timur, lengkap dengan tarian yang sudah disiapkan peserta pawai. Yaitu perwakilan warga dari RW 01 hingga RW 06 Desa Jeru jadi peserta pawai yang digelar tiap dua tahun sekali ini. 

Mereka tampil satu per satu, menghibur sekitar 600 ribu orang yang hadir saat penampilan pawai berlangsung. Tidak hanya menyuguhkan pawai pakaian adat, hasil alam juga diberikan Kepala Desa sebagai  bentuk  rasa syukur atas berkah yang sudah di berikan pada warga Desa Jeru.

Persiapan selama dua bulan dibayar tuntas dengan kemewahan setiap penampilan para peserta pawai. Menghadirkan  tim-tim handal berjumlah sekitar 60 orang yang didominasi para muda-mudi waga Desa Jeru berhasil membuat acara semakin terlihat mewah.

Pihak panitia juga berhasil memberi kenyamanan dan suasana kondusif agar tidak ada korban bagi masyarakat yang menonton pawai budaya. Apalagi  acara ini dihadiro oleh Danramil, perwakilan Polsek Tumpan dan juga perwakilam Dishub Kabupaten Malang. 

Kepala Desa Jeru, Ahmad Saiful Huda mengaku  sangat terhibur dengan rentetan acara yang sudah dibuat, mulai dari pawai budaya. Kades juga sangat bangga dengan hadirnya  warga sekitar  yang sangat antusias menikmati peserta pawai, khususnya dengan aksi bantengan.

Lantaran Desa terkenal dengan kesenian bantengan yang selalu dihadirkan untuk memeriahkan acara desa. Apalagi pemerintah Kabupaten Malang telah memberikan apresiasi pada Desa Jeru dengan dinobatkan sebagai desa urutan teratas dalam kesenian budaya.

"Desa jeru memang  terkenal dengan bantengannya, maka dari itu saya berusaha dan mencari cara untuk selalu melestarikan agar tidak digerus oleh zaman," tegas Ahmad Saiful Huda, Kepala Desa Jeru kepada Malangpostonline.com.

"Saya akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk mewadahi mereka dalam pelestarian bantengan di Desa Jeru ini" lanjut Kades peduli budaya ini memastikan rangkaian ‘Grebek Suro Sedekah Bumi’ Desa Jeru masih akan berlangsung gingga pekan depan.

‘Grebek Suro Sedekah Bumi’ Desa Jeru masih akan masih terus  berlangsung dengan serangkaian acara lainnya pada tanggal 16, 19, 20, 21, 23, dan 26 Oktober 2019. “Acara ini akan terus saya jalankan setiap dua  tahun sekali demi kebahagian sekaligus hiburan, tidak hanya untuk warga saya, tapi warga lain bebas untuk dating," pungkas Ahmad Saiful Huda yang meminta kostum yang di kenakan peserta pada acara ini harus tertutup dan tidak boleh fulgar. (fan/bua/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : Irfan
Fotografer : Irfan

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU