Alfamart Dukung Pengembangan IKM Kota Malang, Lima Produk Lolos Penilaian

  • 28-11-2019 / 13:26 WIB
  • Kategori:Advertorial
Alfamart Dukung Pengembangan IKM Kota Malang, Lima Produk Lolos Penilaian Branch License Manager Alfamart Malang, Zain Kaharudin menandatangani nota kesepahaman bersama (MoU) antara PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dengan Dinas Perindustrian Kota Malang.

Malangpostonline.com - Mendukung pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menjalin kerja sama dengan Dinas Perindustrian Kota Malang di Grand Palace Hotel, Malang,  Kamis (28/11). Sedikitnya ada lima produk IKM yang lolos penilaian dari Alfamart Malang yakni Bumbu Botol Bu Mei, Fikri Tempe, Sanusi Tempe, Bronte Chip Bingi dan Stik Bawang Norma.

Kerja sama tersebut merupakan salah satu upaya pengembangan kemitraan bagi industri kreatif makanan dan minuman. Dinas Perindustrian Kota Malang menggandeng perusahaan retail yakni Alfamart. Selain penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) juga terdapat pameran 40 produk IKM untuk diseleksi oleh perusahaan retail tersebut.

Branch License Manager Alfamart Malang, Zain Kaharudin mengatakan, kerja sama ini pada intinya adalah bagaimana keberadaan Alfamart bisa merangkul IKM terutama binaan dari Dinas Perindustrian Kota Malang.

"Kami memang inginnya yang ada asosiasi yang dibentuk Dinas Perindustrian kemudian akan kami seleksi produk-produknya untuk bisa masuk di gerai Alfamart Kota Malang sehingga para IKM ini bisa berkembang bersama," ujar Zain.

Dari lima produk IKM yang telah dipilih Alfamart tersebut nantinya akan diminta rekomendasi dari Dinas Perindustrian Kota Malang untuk segera diajukan ke kantor pusat. Jika sesuai standar yang berlaku, produk terpilih akan didistribusikan ke kurang lebih 100 gerai Alfamart di Kota Malang.

Lebih lanjut, Alfamart sendiri sejauh ini telah memberikan ruang bagi produk-produk IKM meskipun dengan space terbatas. Syarat utama lolos seleksi produk antara lain terdapat PIRT, Gramasi, kode produksi, masa kedaluwarsa dan sudah BPOM atau paling mudahnya yakni sudah Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Harapannya dari kerja sama ini kedepan terdapat produk IKM Kota Malang yang hadir di gerai Alfamart,  kami mendukung rencana pemerintah Kota Malang untuk mengembangkan dan meningkatkan industri kreatif di sini," terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan, kualitas produk IKM sejauh ini sudah bagus dan mampu bersaing, hanya saja yang menjadi kelemahan adalah pemasaran serta kemasan.

"Bagaimanapun ketika kita melihat suatu produk yang pertama kali dilihat adalah kemasannya, sehingga harapannya dengan kerjasama dengan perusahaan ritel produk-produk IKM tidak hanya bagus di kualitas tetapi juga menarik dari segi kemasan," kata Wahyu.

Kegiatan MoU yang berlangsung di Grand Palace Hotel ini juga mengundang perwakilan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), beberapa Perguruan Tinggi di Malang serta pelaku IKM.

"Saat ini sudah ada beberapa hotel yang mengambil makanan dan minuman dari IKM Kota Malang, kami mengundang toko-toko modern seperti Alfamart agar produk IKM yang dirasa representatif bisa dijual digerai mereka sehingga produk makanan dan minuman bisa berkembang lagi," pungkasnya. (lin/bua/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU