Khataman Alquran

Siswa Al-Kautsar Bikin Orang Tua Bangga

  • 26-02-2020 / 15:33 WIB
  • Kategori:Advertorial
Siswa Al-Kautsar Bikin Orang Tua Bangga MEMBANGGAKAN: Siswa-siswi SMP Plus Al-Kaustar berada di level turjuman dalam pendidikan Alquran di Sekolah Akhlak Pelita Hidayah.

Malangpostonline.com - Sekolah Akhlak Pelita Hidayah mulai TK, SD dan SMP Plus Al-Kautsar, akhir pekan lalu menyelenggarakan Khotaman Qur’an secara terpadu. Sebanyak 149 siswa mengikuti kegiatan yang digelar di Taman Krida Budaya Provinsi Jawa Timur tersebut.

Di hadapan ratusan undangan yang hadir, para siswa peserta khataman membuktikan diri sebagai siswa unggul penuh prestasi. Khususnya di bidang Alquran. Dari TK Plus Al-Kautsar 30 siswa, SD Plus Al-Kautsar 90 siswa dan SMP Plus Al-Kautsar 29 siswa.

Ketua Penyelenggara, Dra. Mufathonah, M.KPd mengatakan, para peserta khotaman adalah mereka yang telah menyelesaikan tugas pembelajaran Alquran di masing-masing level. Dan di panggung khotaman para siswa membuktikan kemampuannya di depan orang tua, guru dan pengurus yayasan. "Inilah hasil dari pembinaan yang kami lakukan di setiap jenjang lembaga pendidikan, dari TK, SD dan SMP," katanya.

Pendidikan Alquran di Sekolah Akhlak Pelita Hidayah dilakukan secara sistematis. Sehingga hasilnya pun sangat mengagumkan. Sehingga siswa yang berhasil melalui setiap level ujian atau imtihan, menjadi kebanggan bagi orang tua.

Saat awal masuk TK, anak belum tau membaca Alquran. Namun ketika lulus di TK Plus Al-Kautsar mereka sudah mampu menghafal ayat-ayat pendek juz 30.

Melanjutkan ke SD Plus Al-Kautsar mereka bertambah hebat dengan mampu mengkhatamkan Alquran secara tartil. Ilmu tajwid dan gharib juga sudah dikuasai dengan baik. Mereka yang mampu khatam sebelum kelas VI dapat menambah hafalannya di juz 1 dan 29.

Penguasaan cara membaca Alquran yang baik dan benar, ditambah pundi-pundi hafalan juz 1, 29 dan 30 menjadi modal penting saat mereka melanjutkan ke SMP Plus Al-Kautsar. Sebab di di tingkat SMP ini siswa masuk ke level turjuman.

GENERASI RABBANI: Siswa-siswi SD Plus Al-Kaustar membaca ayat Alquran dengan lancar saat acara khotaman

HEBAT: Beberapa siswa dari TK Plus Al-Kaustar menunjukkan kemampuan mereka membaca ayat-ayat Alquran di luar kepala

ANTUSIAS: Pengurus Yayasan Pelita Hidayah, para kepala sekolah dan orang tua hadir menyaksikan penampilan para siswa di panggung khotaman

Yakni memahami makna bacaan surat-surat Alquran beserta intisarinya. Dan juga memahami makna bacaan salat beserta intisarinya. "Karena mereka sudah melewati tartil, tahfidz, ghorib dan tajwid, maka tinggal melanjutkan ke turjuman," ujar Mufathonah.

Konsep pendidikan yang berkelanjutan ini sudah disusun sedemikian rupa oleh Sekolah Akhlak Pelita Hidayah. Dengan tujuan untuk memperoleh hasil pembelajaran Alquran yang efektif. "Jadi sayang kalau tidak tuntas sampai SMP Plus Al-Kautsar hanya demi kepentingan dunia. Karena di sekolah lain belum tentu mendapatkan pembinaan yang sama," terang Pengurus Badan Standarisasi Pelaksana Pendidikan (BSPP) Yayasan Pelita ini.

Oleh karenanya, acara khotaman tahun ini dilaksanakan secara terpadu. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang digelar secara terpisah di masing-masing unit lembaga.

Dengan digelar bersama, kata Mufathonah, siswa dapat mengetahui tingkat kemampuannya. Dan orang tua mereka pun mendapat gambaran untuk kelanjutan pendidikan Alquran anak-anaknya di level yang lebih tinggi.

"Dengan digelar bersama seperti ini, siswa yang masih TK akan menyaksikan kakak kelasnya yang SD, demikian yang SD bisa melihat kemampuan kakaknya yang SMP. Dan orang tua punya gambaran untuk kelanjutannya," paparnya.

Ketua Yayasan Pelita Hidayah Agus Suhardono, MT yang hadir dalam acara tersebut, turut memberikan komentar terkait pentingnya pendidikan Alquran bagi generasi muslim. Ia mengatakan Alquran merupakan kitab suci yang kalau semakin dibaca maka semakin menambah kecintaan seseorang pada Alquran. "Meskipun setiap saat kita membacanya, tidak akan pernah bosan. Itulah salah satu mukjizat Alquran," katanya.

Ia berharap siswa-siswi Sekolah Akhlak Pelita Hidayah senantiasa meneladani nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran dan mewarnai kehidupan mereka. Menjadikan Alquran bacaan yang rutin di rumah. Sebab, kata dia, tanpa bacaan Alquran rumah tidak membawa barakah bagi para penghuninya. "Jadi jangan cukup puas dengan mengkhatamkan Alquran. Tapi harus selalu dibaca setiap hari dan menjadi kebiasaan di rumah," tukasnya.

Aprsiasi diberikan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Malang yang dalam kesempatan itu diwakili oleh Kasubag TU, Drs. H. Mukhlis, MM., “Selamat kepada siswa-siswi Al-Kautsar yang saleh dan salehah, yang telah menyelesaikan program tahfidz, tartil dan turjuman. Semoga  ilmu kalian bermanfaat, untuk kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara,” ucapnya. (imm/)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : imm
Uploader : rois
Penulis : Imam W.
Fotografer : Imam W.

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU