Langsung Door to Door, Kades Sengguruh Salurkan BLT DD Untuk 120 KK

  • 20-05-2020 / 22:28 WIB
  • Kategori:Advertorial
Langsung Door to Door, Kades Sengguruh Salurkan BLT DD Untuk 120 KK

Malangpostonline.com - Keberkahan didapatkan warga Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (20/5) pagi. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) Tahap I mereka terima langsung di lingkungan rumah masing-masing.

Sejak pagi sekitar pukul 08.30 WIB, tim penyaluran BLT DD yang dipimpin langsung Kepala Desa Sengguruh Jamhuri, menyisir kediaman warga penerima manfaat bantuan terdampak Covid-19 ini, dari kampung ke kampung.

"Sejumlah 120 keluarga menjadi sasaran penerima BLT DD senilai Rp 600 ribu/bulan ini. Kurang lebih dua jam, kami bersama tiga pilar mendatangi mereka untuk menyerahkan langsung bansos. Termasuk melibatkan pihak BPD, pendamping desa dan bidan desa," kata Jamhuri, disela-sela penyaluran bantuan warga di RT 14.

Dikatakan, penyaluran secara langsung door to door (pintu ke pintu) ke rumah warga ini karena pihaknya ingin bantuan tunai bisa secepat mungkin diterima warga yang memang membutuhkan. Terlebih, BLT DD ini sempat mengalami molor dari jadwal semula April 2020.

 

"Ya secepat mungkin bisa diterimakan, setelah dipastikan tidak jadi pencairan lewat bank. Bisa lebih cepat karena warga tiap RT kooperatif, diminta mengumpul di salah satu rumah warga menunggu kami yang datang. Rata-rata tiap titik lima menit selesai," imbuh Jamhuri.

Ia menambahkan, dari jumlah 120 penerima manfaat BLT DD ini, mayoritas didominasi keluarga yang memang kehilangan pekerjaan atau penghasilannya berkurang akibat pandemi Covid-19. Sisanya, para lansia atau yang punya anggota keluarga sakit dalam waktu yang lama.

Sunriji (55), warga RT 16/RW 02 menjadi salah satu warga penerima manfaat BLT DD. Bersama warga lain yang masih satu RT, tidak butuh waktu lama ia langsung menerima uang tunai sejumlah Rp 600 ribu, setelah menandatangani daftar penerima yang disodorkan tim penyalur.

Pria yang sehari-hari merupakan kuli bangunan ini mengaku sangat senang bisa menerima bantuan tunai. Terlebih, pekerjaan sebagai kuli tidak menentu dan kerap macet selama sekitar tiga bulan.

"Ya, sangat berterima kasih sekali kepada pemerintah, saya bisa menerima bantuan ini. Sudah berbulan-bulan saya tidak bisa aktivitas seperti biasa, ya jadi nganggur," kata bapak 2 anak ini kepada Malangpostonline.com. (amn/adv/bua)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis : amn
Fotografer : amn

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU