Program Ekspor Lebih Mudah JNE Ajak UMKM Go Internasional

  • 12-09-2019 / 20:10 WIB
  • Kategori:Ekonomi
Program Ekspor Lebih Mudah JNE Ajak UMKM Go Internasional JNE Malang gelar JNE Kopiwriting di Vargo Kitchen untuk mendukung perkembangan UMKM di Kota Malang

MALANG - Statusnya sebagai kota pariwisata yang didukung oleh berbagai fasilitas seperti pusat hiburan, kuliner, seni dan budaya, Malang menjadi peluang bagi pengusaha usaha mikro kecil menengah (UMKM). Untuk mendukung perkembangan UMKM, JNE Malang menghadirkan program Rumah UMKM dengan menggandeng lembaga pemerintah.

Program tersebut ditujukan untuk memberikan materi, pelatihan, coaching clinic berupa branding, packaging, dan digital marketing. Rumah UMKM juga diharapkan dapat mendukung perkembangan bisnis di era ekonomi digital.

"Tak hanya itu, kami juga menghadirkan Warehousing Management System yang mampu menangani proses pickup, racking, packing, labeling AWB, ready to shipper, sehingga memudahkan berbagai proses distribusi," ujar Kepala Cabang JNE Malang, Windhu Abiworo.

Melalui berbagai layanan, JNE Malang mengajak para pelaku UMKM untuk berani go internasional melalui program Ekspor Lebih Mudah ke seluruh dunia. Adanya gateway internasional di Kota Surabaya menjadikan proses pengiriman barang ke luar negeri semakin mudah dengan produk layanan International Courier serta International Sea and Air Cargo.

Berbagai layanan tersebut dipaparkan JNE Malang dalam kegiatan JNE Kopiwriting bertajuk Membawa UMKM Lokal ke Era Ekonomi Digital, Rabu (11/9) kemarin di Vargo Kitchen. Acara yang menggander Kompasiana ini juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Malang, Tri Widyani Pangestuti yang berbagi seputar perkembangan UMKM di Malang dan sekitarnya.

"Dinas Koperasi dan UMKM Kota Malang memiliki program yang sudah berjalan yaitu Klinik Bisnis untuk pelaku UMKM agar siap menghadapi era digitalisasi dengan cara memberikan solusi serta pendampingan lanjutan dari pelatihan-pelatihan berbasis digital," kata Tri Widyani.

Dikatakannya bahwa tingginya angka UMKM pun mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Malang sehingga para pelaku usaha diajak untuk

meningkatkan daya saing dan kualitas produk mereka. Tak hanya itu, agar para UMKM semakin semangat mengembangkan usahanya mereka juga mendapat pemaparan dari salah satu pengusaha kuliner asli Malang, Dias Satria.

Owner Kopi Jago, Dias Satria, menyampaikan, dalam memasuki era ekonomi digital di acara ini, teknologi membantunya dalam banyak hal, mulai dari point of sales hingga marketing.

“Era ini menuntut saya untuk dinamis mengikuti perkembangan zaman. Begitu pula dengan para pelaku usaha lain untuk selalu update pengetahuan mengenai bisnis karena selera pasar pun akan selalu berubah,” terang Dias.

Hal lain yang juga menjadi prioritasnya, yaitu menjalin kerja sama yang baik dengan pihak pendukung usaha yang memberikan manfaat mau pun benefit. Salah satunya adalah JNE yang sangat menunjang pengiriman produk kopi miliknya.

"Pengiriman JNE memiliki sistem yang baik, simple, harga yang kompetitif, dan no drama," tutupnya.

JNE Kopiwriting di Malang merupakan yang keempat setelah sukses digelar di Kota Bandung, Padang, dan Banjarmasin. Selain JNE Kopiwriting, JNE dan Kompasiana juga mengadakan JNE Journalist Competition 2019 selama 19 Juli - 30 September 2019. (lin/Malangpostonline.com)

Editor : lin
Uploader : slatem
Penulis : lin
Fotografer : lin

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU