Tangkal Hoaks, Kenali Fitur Facebook News

  • 21-11-2019 / 10:10 WIB
  • Kategori:Techno
Tangkal Hoaks, Kenali Fitur Facebook News Illustrasi

Malangpostonline.com - Facebook pada akhir Oktober akan melakukan uji coba fitur agregator berita Facebook News. Uji coba akan dilakukan di kota-kota besar di Amerika Serikat (AS).

Kota-kota tersebut seperti New York, Los Angeles, Chicago, Dallas-Fort Worth, Philadelphia, Houston, Washington DC, Miami, Atlanta dan Boston. Dengan adanya fitur ini, Facebook akan bersaing dengan Line Today , Kurio, BaBe, UC News, dan Baca.

Facebook mengatakan telah menyiapkan beberapa fitur-fitur kunci yang akan disematkan Facebook News, di antaranya:

  1. Today's Stories, dipilih oleh tim jurnalis untuk menangkap berita pengguna sepanjang hari.

  2. Personalization, berdasarkan berita yang pengguna baca, bagikan dan ikuti, sehingga pengguna dapat menemukan minat dan topik baru.

  3. Topic Sections, bagian topik untuk menyelam lebih dalam ke bisnis, hiburan, kesehatan, sains dan teknologi, dan olahraga.

  4. Your Subcriptions, bagian untuk orang yang telah menautkan langganan berita berbayar mereka ke akun Facebook mereka.

  5. Controls, untuk menyembunyikan artikel, topik, dan penerbit yang tidak ingin Anda lihat.

Di Amerika, beberapa media yang dipilih untuk menyajikan berita itu, antara lain Wall Street Journal, Washington Post, BuzzFeed News, Business Insider, NBC, USA Today, dan Los Angeles Times.

Sampai saat ini, Facebook belum memberikan konfirmasi soal waktu Facebook News masuk secara resmi ke Indonesia. Langkah Facebook dinilai sejumlah pihak akan memperbaiki isi dari informasi yang selama ini seringkali berbau hoaks yang beredar di platform.

Lebih lanjut, Facebook juga dikabarkan akan membayar kantor media untuk sejumlah berita yang muncul dalam fitur baru tersebut. Terkait hal ini, Facebook juga belum memberikan konfirmasi.

Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan pihaknya akan mendukung fitur tersebut demi memerangi hoaks.

Semua usaha membangun desain dan struktur untuk pencegahan dan perbaikan layanan media sosial kita sambut baik," katanya. (jnp/DAL/cnn/Malangpostonline.com)

Editor : bua
Uploader : irawan
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU