Mark Zuckerberg Setuju Facebook Diatur, Tapi...

  • 17-02-2020 / 13:22 WIB
  • Kategori:Techno
Mark Zuckerberg Setuju Facebook Diatur, Tapi... Mark Zuckerberg Setuju Jika Facebook Diatur Regulasi Foto: Associated Press

Malangpostonline.com  -  Pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg setuju jika perusahaannya diatur oleh regulasi. Terutama menyangkut konten berbahaya yang menyebar di platform media sosial tersebut.

Hal ini diungkapkan Zuckerberg saat berbicara di Munich Security Conference pada Sabtu (15/2). Akan tetapi ia mengatakan Facebook harus diatur menggunakan regulasi model baru yang lebih relevan terhadap cara kerjanya.

"Saat ini ada dua kerangka kerja untuk dua industri yang ada - ada yang untuk surat kabar dan media, dan ada juga model seperti telekomunikasi di mana 'data cuma lewat melalui jaringan', tapi kalian tidak akan meminta perusahaan telekomunikasi untuk bertanggung jawab jika seseorang mengatakan sesuatu yang berbahaya lewat telepon," kata Zuckerberg seperti dikutip detikINET dari Reuters, Senin (17/2/2020).

"Saya merasa harus ada regulasi untuk konten berbahaya, tapi ada pertanyaan tentang kerangka kerja mana yang digunakan. Saya merasa kita harus berada di antara keduanya," sambungnya.

Facebook dan raksasa teknologi lainnya seperti Twitter dan Google memang terus menjadi perhatian karena platform mereka terus digunakan untuk menyebarkan informasi yang salah dan menyesatkan. Apalagi tahun ini politik global diramaikan dengan pemilihan presiden Amerika Serikat pada November mendatang.

Untuk mengatasi penyebaran disinformasi di platform-nya, Zuckerberg mengatakan Facebook telah memperkerjakan 35.000 orang untuk mengawasi konten online. Tim tersebut, yang dibantu oleh teknologi Facebook, sudah berhasil memberantas lebih dari 1 juta akun palsu setiap harinya.

"Budget kami lebih besar saat ini dibanding pendapatan perusahaan ketika kami go public di 2012, ketika kami memiliki satu miliar pengguna. Saya bangga dengan hasil ini tapi kita harus tetap waspada," ucap Zuckerberg.

melembut kepada regulator. Baru-baru ini, ia setuju jika Facebook harus mulai membayar pajak yang lebih besar di Eropa. (vmp/fyk/dtk/bua)

 

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

Editor : bua
Uploader : MG
Penulis : DTK
Fotografer : DTK

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU