Proyek Basmi Truk Kelebihan Muatan Ditunda Hingga 2023

  • 26-02-2020 / 13:52 WIB
  • Kategori:Techno
Proyek Basmi Truk Kelebihan Muatan Ditunda Hingga 2023

Malangpostonline.com-- Menekan peredaran Zero Over Dimension dan Over Loading (ODOL) alias truk kelebihan muatan diundur sampai 2023. Munculnya kesepakatan ini setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan pertemuan mempertimbangkan dampak terhadap ekonomi Indonesia.

ODOL merupakan proyek pemerintah yang dikhususkan memberantas angkutan barang kelebihan muatan dengan berlandaskan keselamatan. Truk kelebihan muatan disebut menjadi salah satu faktor mengurangi keselamatan di jalan.

Persiapan proyek ini sudah dimulai pada 2019 melalui Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 21 Tahun 2019 tentang Pengawasan terhadap Mobil Barang atas Pelanggaran Muatan Lebih (Over Loading) atau Pelanggaran Ukuran Lebih (Over Dimension).

"Kami mengadakan rapat koordinasi mencari solusi. Di satu sisi kami punya keinginan menegakkan aturan ODOL, tetapi di sisi lain kita sedang menghadapi masalah ekonomi akibat adanya wabah Virus Corona, dan isu lain yang mempengaruhi ekonomi Indonesia," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dikutip berdasarkan keterangan resminya, Rabu (26/2).

"Oleh karenanya kami memberikan toleransi sampai akhir 2022, dan pada 1 Januari 2023 berlaku penuh," ucap Budi kemudian.

Budi bilang pihaknya sudah mempertimbangkan segala aspek tersebut sehingga solusi penundaan yang diambil. Dari kalangan pelaku usaha juga meminta tenggat waktu untuk menyesuaikan diri sebelum aturan diterapkan.

"Selain itu, pemerintah juga ingin meningkatkan produktivitas dari Tanjung Priok sebagai pusat logistik nasional yang melayani 60 persen logistik Indonesia," ungkap Budi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang pada Januari 2020 diketahui meminta kepada Budi Karya melalui surat agar Zero ODOL ditunda sampai 2023 atau 2025. Agus beralasan proyek ini bisa menurunkan daya saing industri sebab pelaku usaha mesti menambah investasi untuk menambah jumlah angkutan.

Agus yang ikut dalam pembahasan aturan ODOL ini menyatakan para pelaku usaha siap mendukung terkait rencana pemberlakuan aturan larangan angkutan ODOL pada Januari 2023.

Pelarangan truk ODOL di 2 Titik

Kendati proyek ODOL ditunda hingga 2023, Kemenhub tetap menerapkan pelarangan kendaraan ODOL di dua jalur tertentu. Ruas jalan tersebut antaranya jalan tol Tanjung Priok sampai Bandung dan pelarangan angkutan ODOL masuk ke pelabuhan penyeberangan.

"Jadi (jalan tol) Tanjung Priok - Jakarta - Cikampek - Bandung tetap diberlakukan pelarangan ODOL. Teknisnya apakah akan diberlakukan hari ini atau minggu depan, akan segera disiapkan," kata Budi Karya. (ryh/mik/cnn/bua)

 

PENTING! Baca Ini:

https://m.malangpostonline.com/bisnis/lowongan-kerja

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-baris

https://m.malangpostonline.com/bisnis/iklan-properti

 

Editor : bua
Uploader : MG
Penulis : CNN
Fotografer : CNN

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU