Diperiksa Bareskrim Polri, Manajer Madura FC Serahkan Bukti Dugaan Pengaturan Skor

  • 21-12-2018 / 21:47 WIB
  • Kategori:All Sport
Diperiksa Bareskrim Polri, Manajer Madura FC Serahkan Bukti Dugaan Pengaturan Skor Manajer Madura FC Januar Herwanto telah usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri atas kasus dugaan pengaturan skor, Jumat (21/12). (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

JAKARTA - Manajer Madura FC Januar Herwanto telah usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri atas kasus dugaan pengaturan skor. Sejumlah fakta pun diungkapkan olehnya.

Salah satunya yaitu adanya penawaran sejumlah uang kepada Januar dari mantan Exco PSSI, Hidayat. Januar dijanjikan Rp 150 juta dengan syarat timnya harus mengalah saat babak penyisihan.

"Waktu itu dia (Hidayat, Red) nawar menjanjikan Rp 100-150 juta," ujar Januar di Gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/12).

Uang sebanyak itu seluruhnya hanya untuk komisi Januar. Bukan untuk dibagi-bagikan kepada pemain. Namun, tawaran itu langsung ditolak oleh Januar.

"Iya, di saat ada nelepon itu saya speaker. Pelatih tahu, kan seperti yang saya sampaikan kemarin-kemarin," imbuhnya.

Lebih jauh Januar mengatakan, meski menolak tawaran suap tersebut, namun dia mengaku tidak pernah mendapat ancaman dari pihak tertentu. Bahkan hingga akhirnya Madura FC gugur di babak 8 besar saat dikalahkan PSS Sleman.

"Nggak (ada teror dan ancaman, Red). Jadi, komunikasi putus di situ aja dengan Pak Dayat (Hidayat, Red)," pungkasnya.

Hanya saja kejadian ini membuat kaget Januar karena dia baru satu tahun menjadi manajer klub sepak bola. Atas dasar itu, dia melaporkan kejadian ini kepada Komisi Disiplin PSSI.

Bukti percakapan dengan Hidayat pun sudah diserahkan kepada penyidik Bareskrim untuk membantu mengusut dugaan pengaturan skor ini. (sat/JPC/bua)

Editor : bua
Uploader : slatem
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU