Emilia Minta Anggaran Olahraga Dinaikkan

  • 22-12-2018 / 16:17 WIB
  • Kategori:All Sport
Emilia Minta Anggaran Olahraga Dinaikkan Emilia Contesa bersama pengurus KONI Kota Malang

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Emilia Contesa mendapat amanat untuk meinta kepada pemerintah agar anggaran olahraga dinaikkan. Paling tidak, anggaran olahraga sifatnya sama seperti anggaran pendidikan dan kesehatan yang berlaku sama mulai pusat dan daerah.

‘’Saya akan sampaikan usulan kenaikan anggaran olahraga ini kepada pemerintah pusat,’’ ujar Emilia saat bertemu dengan pengurus KONI Kota Malang.

Emil  yang datang bersama putranya, Enrico, diterima Ketua Umum KONI Kota Malang Eddy Wahyono, Wakil Ketua Husnun N Djuraid, bendahara Imam Bukhori,  ketua bidang perencanaan program dan anggaran Rahman Nurmala, ketua bidang hukum Firman dan wakil sekretaris Bambang Suharyadi. Dia datang ke wilayah pemilihannya dalam rangka reses untuk menyerap aspira masyarakat tentang masalah yang dihadapi.

Ketua Umum KONI Kota Malang Eddy Wahyono mengatakan, organisasi yang dipimpinnya sering mendapat kunjungan dari KONI daerah lain di seluruh Indonesia. Saat ini KONI Kota Malang mendapat anggaran hibah dari Pemkot Malang.

‘’Kalau dibilang kurang ya kurang, tapi kami berusaha untuk bisa memanfaatkan anggaran tersebut semaksimal mungkin. Apalagi kalau dibanding daerah lain, kami masih lebih baik,’’ katanya.

Wakil Ketua KONI Kota Malang Husnun N Djuraid mengatakan, saat ini anggaran olahraga di daerah tergantung dari selera kepala daerahnya. Kalau kepala daerahnya senang olahraga, akan diberi anggaran yang cukup. Sebaliknya, kalau kepala daerahnya tidak peduli pada olahraga, maka anggarannya juga seadanya.

Untuk itu dia mengusulkan agar anggaran olehraga disamakan dengan anggaran pendidikan dan kesehatan. Saat ini anggaran pendidikan mendapat jatah 20 persen di APBN dan APBD, sedangkan anggaran kesehatan mendapat jatah 10 persen dari APBN dan APBD. ‘’Harusnya olahraga diperlakukan sama dalam hal anggaran, diberi alokasi khusus mulai tingkat pusat sampai daerah,’’ terang Husnun.

Sebenarnya antara pendidikan, kesehatan dan olahraga tidak bisa dipisahkan. Ketiganya merupakan kesatuan yang harus diberikan kepada masyarakat. Dalam hal kesehatan misalnya, yang dipikirkan adalah bagaimana mengobati orang sakit.

‘’Itu butuh anggaran yang besar. Saat ini BPJS tengah kesulitan keuangan karena banyaknya orang sakit. Mengapa tidak dibalik, masyarakatkan disehatkan agar tidak menjadi pasien rumah sakit,’’ paparnya.

Olahraga adalah salah satu cara untuk menyehatkan masyarakat. Kalau masyarakat rajin berolahraga, mereka akan sehat. ‘’Sesuai UU, pemerintah harus memberi fasilitas kepada masyarakat untuk berolahraga. Sekarang ini bagaimana caranya pemerintah memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk berolahraga, agar mereka sehat,’’ ungkapnya.

Emilia sangat antusias dengan usulan tersebut. Dia berjanji akan menyampaikan usulan tersebut kepada pemerintah agar lebih memperhatikan olahraga.

‘’Bendera merah putih dan lagu Indonesia Raya berkumandang di luar negeri karena kehadiran presiden dan penghormatan atlet kita yang menjadi juara. Sudah seharusnya pemerintah lebih memperhatikan masalah olahraga,’’ kata Emil.

Editor : Husnun
Uploader : husnun
Penulis :
Fotografer :

KOMENTAR ANDA

BERITA TERBARU